Saham

Ditopang Sektor Tambang dan Aneka Industri, IHSG Menguat ke Level 6.027

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada penutupan perdagangan hari Senin (30/7/2018) bergerak menguat. IHSG melaju +0,65 persen (+38 poin) ke level 6.027.

Sektor tambang dan aneka industri menjadi penopang laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,72 persen dan +1,5 persen.

Indeks saham melemah pada perdagangan hari Senin (30/7). Pelaku pasar mengubah perhatian kepada kebijakan Bank of Japan dan bank-bank sentral lainnya yang akan menggelar meeting pada pekan ini.
Market saham Jepang ke zona merah pasca Indeks Nikkei 225 turun 167 poin. Saham utiliti, energi dan farmasi menjadi lokomotif pelemahan. Indeks Topix turun -0,43 persen.

Di bursa Korsel, Indeks Kospi turun tipis -0,06 persen. Para pemodal di bursa saham tersebut mencermati rilis data kinerja laba emiten. Pergerakan indeks Kospi berlangsung di tengah koreksi turun saham-saham tekno unggulan mengimbangi gain pada saham otomotif dan manufaktur. Saham tekno, Samsung Electronics turun 0,85 persen.

Sementara itu pasar saham China juga bergerak melemah. Baik Indeks Shanghai maupun Indeks Shenzhen mengarah ke zona negatif. Indeks saham-saham unggulan CSI300 turun 0,16 persen. Indeks Shenzhen tumbang 1,39 persen.

Indeks Shanghai berbalik melemah setelah sempat menguat di awal-awal sesi pagi.
Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng menyerah, menuju teritori negatif seiring sebagai besar sektor melemah. Sektor tekno turun tajam 2,23 persen, tertekan koreksi turun saham Tencent sebesar 2,36 persen. Sektor konsumer juga berkontribusi terhadap pelemahan Indeks Hang Seng. Sektor konsumer turun 1,8 persen.
Sedangkan Indeks ASX200 di bursa Australia turun 0,35 persen. Pelemahan tersebut dimotori oleh saham health care.

Saham Wall Street jatuh pada perdagangan Senin (30/7/2018), dengan Nasdaq mencatatkan penurunan signifikan ketiga berturut-turut di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan di sektor teknologi.

Indeks Komposit Nasdaq anjlok 1,39 persen atau 107,42 poin menjadi 7.627,77, penurunan ketiga berturut-turut setidaknya satu persen setelah mencetak rekor, Dow Jones Industrial Average turun 0,57 persen atau 144,23 poin menjadi 25.306,83, sedangkan indeks berbasis luas S&P 500 menyusut 16,22 poin atau sekitar 0,58 persen persen menjadi 2.802,61.

Saham teknologi tertekan sejak Facebook, pekan lalu, mengisyaratkan perlambatan pertumbuhan karena lebih fokus pada masalah keamanan data dalam menanggapi kritik atas kebijakan privasinya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close