Pendidikan

Disabilitas Tak Menghalangi Alfiana untuk Berprestasi

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Alfiana Asti Premasari, hari Sabtu (24/3/2018) mengikuti Wisuda Universitas Islam Indonesia (UII) Periode IV di Auditorium Prof Dr Abdul Kahar Mudzakkir di kampus Jalan Kaliurang Yogyakarta.

Berbeda dengan teman-temannya yang lain, Alfiana, tidak duduk di kursi para wisudawan. Ia tetap duduk di atas kursi roda yang selama ini membantunya beraktivitas dan mobilitas.

Alfiana sebelumnya menempuh pendidikan S-1 pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UII ini berhasil  menyelesaikan studinya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,73.

Tugas akhir yang ditulis Alfi sebagai syarat kelulusan berjudul “Hubungan Antara Prestasi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Dengan Dukungan Orang Tua”.

Putri pasangan Aspandi dan Murtiwati ini mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan predikat cumlaude, karena awalnya sedikit mendapat kesulitan dalam pengerjaan skripsi seperti saat proses bimbingan dan kurangnya konsultasi dengan dosen pembimbing.

“Awalnya orang tua sempat putus asa untuk melanjutkan pendidikan saya hingga ke jenjang universitas karena universitas kebanyakan tidak menerima mahasiswa dengan kebutuhan khusus,” ujarnya penuh haru.

Namun ia merasa terharu setelah berhasil lolos seleksi masuk Universitas Islam Indonesia dan menjadi mahasiswa di perguruan tinggi swasta tertua di Indonesia itu sejak 2013. Ia bahkan mendapat jaminan pemenuhan aksesibilitas dari kampus selama menjalani kuliah.

“Kesulitannya terkait aksesibilitas selama menjalani masa perkuliahan saat mendapat kelas di lantai atas gedung bertingkat, maka saya akan berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (DPA). Setelah itu akan diusahakan agar kelasnya bisa dipindah ke lantai dasar,” ungkap wisudawati UII yang lahir di Kulonprogo, 15 Juli 1992.

Alfi bercita-cita kelak dapat bekerja menjadi penerjemah atau menjadi kontributor majalah yang tidak harus berada di kantor dan bisa dikerjakan di rumah.

Terkait hubungan pertemanan selama menjalani pendidikan di kampus UII, Alfi mengaku tidak ada kendala yang berarti, hanya saja saat awal perkuliahan Ia merasa sedikit canggung karena berbeda dari teman-teman yang lain.(MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close