Dipimpin Yunus Husein, Satgas 115 KKP Datangi Nelayan Pantai Samas

Dipimpin Yunus Husein, Satgas 115 KKP Datangi Nelayan Pantai Samas

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan menerjunkan tim yang berasal dari Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal atau yang dikenal dengan sebutan Satgas 115 ke Pantai Samas, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (3/9/2018).

Tim ini menemui TM, 32, warga Samas yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Polair Polda Daerah Istimewa Yogyakarta karena kedapatan menjual kepiting seberat 2,7 kilogram.

Tim yang dipimpin Yunus Husein ini kemudian melakukan pertemuan tertutup dengan TM, orang tua TM, Sadino dan Ketua Kelompok Nelayan Mina Bahari Pantai Samas, Sigit.

Usai pertemuan Yunus Husein mengatakan kedatangannya bersama tim untuk mencari data dan fakta terkait dengan pejualan kepiting.

“Kami ingin data dan fakta, apakah benar gara-gara jualan kepiting 2,7 kilogram seorang nelayan layak dijadikan tersangka,” katanya.

Ia mengemukakan, sebelum dilakukan penegakan hukum maka harus ada langkah sosialisasi terhadap aturan tentang penangkapan kepiting sehingga hukum tidak saja ada kepastian hukum namun yang lebih tinggi adalah keadilan.

Dalam penegakan hukum perikanan , ujarnya, harus pula mempertimbangkan prinsip kedaulatan, kesejahteraan dan keberlangsungan sumber daya.

“Kalau kami berpendapat idealnya kalau belum ada sosialisasi maka tidak perlu diproses secara hukum,” kata Yunus Husein yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri KKP.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Bantul, Suyanto mengatakan nelayan ada rakyat kecil yang taat takut jika berurusan dengan hukum sehingga kasus yang menimpa TM menjadi tersangka akibat jualan kepiting karena tidak paham dengan hukum semata. (AF)