Hukum

Dipaksa Lakukan Pengosongan Warga Kaliurang Datangi Denpom IV/Yogyakarta

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Ahli waris Sugito, warga Kaliurang, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (20/5/2018) malam mendatangi Denpom IV/2 Yogyakarta di Jalan Yogyakarta – Magelang, Mlati, Sleman.

Penasihat Hukum ahli waris Sugito, Ir. E Kuswandi, SH., MH., mengatakan Sugito adalah pemilik tiga bidang tanah beserta bangunannya di Kawasan Wisata Kaliurang, yang dikenal dengan nama Wisma Hastorenggo I (sertifikat HGB atas nama Sugito), Hastorenggo II (Sertifikat Hak Milik atas nama Sugito) dan Wisma Kaliurang (belum besertifikat).

Dia mengatakan minggu lalu, sejumlah personel TNI AD yang menyampaikan perintah agar dalam waktu 7×24 jam terhitung mulai, Selasa (15/5/2015).

“Jadi harus dikosongkan paling lambat Selasa (22/5/2018) besok,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, TNI sudah memasang papan bahwa tiga lokasi itu milik TNI. Padahal, lanjutnya, keluarga Sugito memiliki sertifikat HGB dan SHM.

“Yang lokasi Wisma Kaliurang ketika kami mengajukan permohonan kekancingan ke Keraton Yogyakarta, ditolak dengan alasan dalam sengketa,” katanya.

Namun diperoleh keterangan TNI juga mengajukan permohonan kekancingan dan ditolak dengan alasan yang sama.

Ia berharap dengan laporan ke Denpom IV/2 Yogyakarta ini, akandilakukan uji siapa sebenarnya pemilik yang sah.

“Sejak pemilik, Sugito masih hidup hingga sekarang ini belum pernah terjadi sengketa perdata kepemilikan lahan seluas 13.000 meterpersegi tersebut.

“Tiba-tiba ada klaim dari TNI dan kami harus mengosongkan sukarela atau TNI melakukan pengosongan paksa,” tegasnya.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari TNI AD. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close