Features

Dilanda Gempa dan Keluarkan Gas Beracun, Gunung Kawah Ijen Ditutup

BANYUWANGI, SENAYANPOST.com – Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ijen, Bambang Heri Purwanto menjelaskan, beberapa hari terakhir Gunung Kawah Ijen menunjukkan aktivitasnya. Terpantau, dari pos tersebut sempat terekam beberapa kali gempa.

“Dua hari sebelumnya ada gempa vulkanik dangkal tapi tidak terlalu segnifikan. Itu dikarenakan curah hujan yang tinggi, sehingga menyebabkan suhu air kawah di atas menjadi tinggi dan muncul ledakan,” jelas Bambang Heri Purwanto, Kamis (22/3/2018).

Dari ledakan itu, kata Heri, membawa material vulkanik berupa gas karbonmonoksida (CO). Gas mengandung racun itu keluar mengikuti arah angin menuju ke barat ke arah Kabupaten Bondowoso.

“Ledakan awal itu terekam pada seismograph pada Rabu (21/3/2018) tepat pukul 19.13 WIB,” katanya.

Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan pengamatan dan peninjauan ke daerah kawah di puncak Ijen.

“Memang setiap Gunung Api itu pasti ada gas beracunnya. Ini karena intensitas curah hujan yang tinggi. Petugas kami juga telah mengecek ke atas untuk memastikan adanya gas tersebut,” ungkapnya. Gas beracun tersebut kemudian terbawa air sungai Banyupait dan terhirup oleh warga yang tinggal di sekitar. Sungai ini berasal dari kawah gunung Ijen,” jelas Sumpena.

Menurutnya, gas beracun itu berasal letupan atau bualan di kawah Gunung Ijen. Letupan tersebut muncul karena air hujan membuat permukaan kawah yang panas menjadi dingin. Sementara di dalam kawah, suhunya panas. Sehingga muncul letupan di dalam kawah atau bualan yang membawa material gas vulkanik.

Hasil dari rekaman seismograph, Kamis (22/3/2018), Kawah Ijen mengalami beberapa kali gempa. Hingga pukul 12.30 WIB, tercatat 13 kali gempa tektonik.

Meski demikian, status Gunung Kawah Ijen masih normal. PPGA Ijen merekomendasikan agar melakukan penutupan pendakian maupun aktivitas lainnya.

“Penutupan kita lakukan sejak pukul 01.00 Wib. Baik pengunjung dan penambang tidak kita perbolehkan naik ke puncak Ijen. Hingga hari ini korban berasal dari warga Bondowoso, untuk Banyuwangi masih aman,” pungkasnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close