Lintas Daerah

Diknas Sumsel Jajaki Kurikulum Kelapa Sawit untuk SMK

SUMSEL, SENAYANPOST.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menjajaki kurikulum kelapa sawit yang bekerja sama dengan Institut Pertanian Stiper Yogyakarta untuk diterapkan pada 25 sekolah menengah kejuruan tahun pelajaran 2019.

“Progres persiapan penerapan kurikulum kelapa sawit terus dilakukan, di antaranya pelatihan bagi 60 guru yang menjadi tenaga pengajar untuk program kelapa sawit di SMK pertanian,” ujar Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Erlina, di Palembang, Kamis (6/9/2018).

Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel masih melakukan pelatihan kepada 60 orang guru lagi pada tahap kedua di Yogyakarta. Setelah tenaga pendidiknya sudah siap baru diterapkan kurikulum kelapa sawit.

Menurutnya, potensi di bidang perkebunan sangat besar terutama di daerah Lubuklinggau, Musirawas, Muaraenim, Lahat. Bahkan, luas lahan SMKN 1 Gelumbang saja mencapai 33 hektare, namun khusus perkebunan kelapa sawit hanya 2,5 hektare.

Oleh karena itu, pihaknya coba menjajaki kurikulum kelapa sawit agar siswa bisa diajarkan pola penanaman kelapa sawit secara modern agar menghasilkan produksi yang lebih besar.

Penerapan kurikulum kelapa sawit sendiri dinilai sangat baik bagi kemajuan perkebunan di Sumsel. Sebab, semua ilmu pengetahuan tentang sawit akan dipelajari siswa mulai dari cara pembibitan, pemeliharaan hingga menciptakan bibit yang baru dan unggul.

Terlebih, jelas dia, selama ini masih kekurangan tenaga pengajar produktif, terutama di bidang pertanian dan perkebunan. Selain itu, Disdik Sumsel juga menggelontorkan program guru SMK yang dikirim ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close