Diduga Lecehkan Nabi Muhammad SAW, Kejari Pangkalpinang Amankan Puluhan Buku

Diduga Lecehkan Nabi Muhammad SAW, Kejari Pangkalpinang Amankan Puluhan Buku

BABEL, SENAYANPOST.com – Diduga isinya ada melecehkan Nabi Muhammad SAW, puluhan buku modul pendidikan agama Islam dan budi pekerti untuk kelas 2 Sekolah Dasar (SD) diamankan Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Untuk yang mengantar buku masih belum diperoleh informasi. Buku-buku yang sudah beredar kami minta untuk ditarik kembali,” ujar Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Ryan Sumarta, di Pangkalpinang, Kamis (13/8/2020).

Ia mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Kabid SD Disdikbud untuk menyampaikan kepada seluruh Kepala SD agar menarik buku itu jika ada yang sudah menerima dan metitipkannya di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang.

Penarikan puluhan buku modul pendidikan agama Islam dan budi pekerti “Medali” untuk kelas 2 semester ganjil dari bse yang beredar di SDN 12 Pangkalpinang tersebut karena dalam soal buku itu terdapat kata yang bisa menimbulkan salah faham di masyarakat, yaitu kalimat “*abi Muhammad saw”.

Kata dan kalimat tersebut masuk atau tidaknya dalam tindak pidana penistaan agama, kemungkinan ada ketidaksengajaan, karena jika dilihat dari susunan huruf dalam keyboard komputer posisi huruf B dan N bersebelahan.

Pihak kejaksaan, ujar dia, yang berfungsi sebagai pengawasan, menyerahkan mengenai masalah ini ke kepolisian. Untuk sementara, pihaknya fokus pada penelusuran terhadap peredaran buku itu.

Diketahui, puluhan buku modul pendidikan agama Islam dan budi pekerti yang diamankan tersebut, masing-masing dari SDN 12 telah dititipkan sejumlah 25 buku. Kemudian, buku serupa juga ditemukan di SDN 65 sebanyak 30 buku. (Jo)