Kriminal

Diduga Korban Penganiayaan, Makam Sopir Bupati Lampung Utara Dibongkar

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Tim Gabungan Polresta Bandarlampung dan Polres Lampung Utara, membongkar makam Yogi Andhika (32), sopir pribadi Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, yang dimakamkan di TPU Pulau Damar Gang Kecapi Way Kandis Bandarlampung, Lampung, Kamis (12/4/2018).

Jasad yang diduga korban penganiayaan itu selanjutnya dibawa ke Laboratorium Forensik dan Kriminal (Labforkrim) di Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Sementara, autopsi dipimpin dr Faisal Zulkarnain, Kepala RS Bayangkara Lampung.

Faisal mengatakan, dokter hanya mengambil samplenya saja, yaitu tengkorak kepala dan nanti dikirim ke RS Daerah Abdul Moeloek untuk diteliti penyebab kematian supir Yogi. “Hasilnya kita menunggu dari RS Abdul Moeloek Bandarlampung,” jelasnya.

Sebelumnya, almarhum Yogi Andika dikabarkan meninggal dunia pada (15/7/2017) lalu. Yogi dinyatakan meninggal pada (20/5/2017). Diduga ia korban penganiayaan. Polisi melakukan outopsi guna mencari bukti dugaan penganiayaan tersebut.

Ibunda almarhum, Fitri Hartati (62) berharap polisi dapat mengungkap penyebab anaknya itu meninggal. Ia yakin anaknya dianiaya.
“Saat meninggal tubuhnya penuh luka,” ujarnya sambil terisak melihat makam anaknya dibongkar.

Fitri menuturkan, sebelum meninggal Yogi sempat memastikan tidak mengambil uang sekitar Rp25 juta. “Demi Allah, Yogi tidak mengambil sepeser pun uang itu,” ucap Fitri menirukan perkataan Yogi saat itu.

Menurut Fitri, Yogi merupakan tulang punggung keluarga. Sehari-hari semasa hidupnya ia tidak pernah ada masalah di keluarga maupun di luar. Sebelum jadi sopir pribadi bupati, dulunya Yogi sopir angkot jurusan Wayhalim-Tanjungkarang. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close