Di Tengah Pandemi, KPU Izinkan Konser di Pilkada

Di Tengah Pandemi, KPU Izinkan Konser di Pilkada
Foto-kumparan

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Ini bisa jadi kabar gembira bagi pengusaha hiburan, namun juga bisa menjadi berita menakutkan bagi masyarakat yang takut tertular covid-19.

Karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengizinkan beberapa bentuk kegiatan kampanye, salah satunya berupa konser, pada Pilkada Serentak 2020, dengan berbagai catatan.
 
"Ada ketentuan dalam undang-undang dan dalam peraturan memang diatur demikian," kata anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Ia menambahkan, bagi KPU tentu tidak mudah juga menghapus bentuk-bentuk kampanye itu karena undang-undangnya masih sama.

"Dasar penyelenggaraan pilkada ini kan masih Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016," katanya.
 
Oleh karena itu, KPU tetap mengizinkan bentuk-bentuk kampanye yang diatur dalam undang-undang pemilu. Namun, harus ada penyesuaian dengan situasi pandemi yang terjadi saat ini.
 
"Boleh konser, rapat umum, bazar dengan catatan menyesuaikan dengan regulasi protokol kesehatan dan tentu telah disepakati dalam rapat koordinasi stakeholder," katanya.
 
Pada realisasinya nanti, model kampanye tersebut, kata dia, frekuensinya diatur dibatasi. Hal itu juga merujuk pada kondisi daerah tempat menyelenggarakan pilkada.

Untuk menentukan situasi daerah dan model kampanye apa yang mungkin dilaksanakan dalam kondisi pandemi, lanjut dia, perlu rapat koordinasi dengan pihak terkait.
 
"Yang penting dalam pengambilan keputusan di samping berdasarkan aturan juga tidak ada pihak yang dirugikan, diperlakukan secara adil," kata Dewa.
 
KPU, kata dia, tentunya tetap mengutamakan kesehatan dan keamanan masyarakat sehingga penyelenggaraan tahapan pilkada, termasuk kampanye, terus diupayakan seaman mungkin dari bahaya pandemi covid-19.

”Kalau kami KPU tentu bertekad bagaimana kemudian tahapan-tahapan demi tahapan itu tentu harus sesuai dengan protokol kesehatan," ucapnya. (Jo)