Politik

Di Jawa, Elektabilitas Sandi Dekati Ganjar Pranowo & Ridwan Kamil

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pulau Jawa hingga saat ini masih menjadi kunci dalam kontestasi kepemimpinan nasional dan selalu menjadi episentrum. Hampir 60 persen populasi nasional berada di Pulau Jawa.

Sandiaga Uno disebut mendekati elektabilitas Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Namun, secara keseluruhan, Sandiaga Uno justru mengungguli Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil bahkan Anies Baswedan dan Tri Rismaharini.

Demikian dikemukakan Direktur Riset Charta Politika Muslimin dalam keterangan persnya, Minggu (29/3/2020).

Menurut Muslimin, apabila tokoh atau calon pemimpin mampu menaklukkan Pulau Jawa berarti sudah membuka setengah pintu kemenangan.

Kesimpulan itu diperoleh setelah berdasarkan hasil Survei nasional yang dikeluarkan Charta Politika hari ini, menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan tokoh yang paling unggul di Jawa untuk Pilpes 2024.

Survei Charta Politika dilakukan pada 20–27 Februari 2020 di seluruh Provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap sampel acak (random sampling) responden. Margin of error dari survei ini sebesar 2,83 persen.

“Berdasarkan hasil Survei Nasional Gubernur Ganjar Pranowo merupakan tokoh yang paling unggul di Jawa. Setelah itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di posisi kedua dengan suara18,8 persen. Kemudian, Sandiaga Uno di posisi ketiga dengan raihan suara 14,5 persen,” kata Muslimin.

Hal yang menarik, kata Muslimin, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan justru meraih dukungan responden paling sedikit, hanya 12,2 persen dan 12 persen.

Padahal, lanjutnya, kedua tokoh tersebut kental berlatar belakang Jawa. Anies kelahiran Kuningan, Jawa Barat, tapi sejatinya masa pendidikannya dihabiskan di Yogyakarta. Sementara itu. Risma kelahiran Kediri, Jawa Timur. Risma identik dengan prestasinya membawa Ibu kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, menjadi terkenal karena inovasi pelayanan publiknya.

Sementara untuk elektabilitas secara keseluruhan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masih menempati posisi pertama dan kedua sebagai figur presiden pilihan Rakyat Indonesia pada pilpres 2024 mendatang.

Prabowo Subianto memiliki elektabilitas sebesar 27,3 persen. Sementara itu, elektabilitas pasangan Prabowo pada Pilpres 2019, Sandiaga berada di posisi kedua dengan angka 17,2 persen.

“Meskipun elektabilitas Sandi lebih rendah daripada Prabowo, dia tetap lebih unggul daripada tokoh lainnya, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hanya 15,9 persen, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 9,3 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 7,3 persen,” papar Muslimin.

Namun, ketika nama Prabowo Subianto dihilangkan sebagai capres 2024, Sandiaga Uno meraih elektabilitas tertinggi, yakni 29,2 persen. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di bawahnya dengan elektabilitas 27,3 persen dan Ganjar Pranowo sebesar 21,9 persen.

“Limpahan elektabilitas tersebut menunjukkan bahwa Sandiaga memiliki sebagian segmen pemilih yang sama dengan Prabowo Subianto,” katanya.

Berdasarkan data tersebut, sebagian besar pemilih menginginkan Sandiaga Uno maju dalam perhelatan Pilpres 2024. Dia bahkan menjadi salah satu calon terkuat untuk maju pada 2024 nanti. (MU)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close