Hukum

Deposito USD500 Juta Milik Sunda Empire di Bank DBS Ternyata Palsu

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Penyidik dari Polda Jabar telah memastikan deposito senilai 500 juta USD di Bank DBS (Development Bank of Singapore) Swiss yang diklaim dimiliki oleh Perdana Menteri Sunda Empire Nasri Banks merupakan fiktif atau palsu. Kepastian tersebut diperoleh setelah polisi memintai keterangan dari Kedubes Swiss.

“Kami sudah mendapat jawaban dari Kedutaan Swiss itu palsu sertifikatnya, jadi tidak bisa dibuktikan,” kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Hendra Suhartiono di Mapolda Jabar, Kota Bandung.

Selain mengungkap kepalsuan deposito tersebut, polisi juga mengungkap alasan penangguhan penahanan yang diajukan pelaku ditolak oleh penyidik. Menurut Hendra, penyidik menolak penangguhan penahanan karena diduga kuat pelaku bakal melakukan tindak pidana lagi atau menghilangkan barang bukti.

“Ya, tersangka mengajukan penangguhan. Tapi kan selama ini kami tidak lakukan penangguhan karena ada dugaan kuat mereka akan mengulangi tindak pidana lagi, menghilangkan barang bukti dan lain-lain, jadi tidak dikabulkan,” tutur Hendra.

Sebelumnya diberitakan, Kuasa Hukum Rangga, Erwin Syahrudin dan Misbahul Huda, mendatangi Rutan Mapolda Jabar untuk mengajukan penangguhan penahanan dan meminta BAP dari penyidik untuk mengetahui tindak pidana yang dilakukan oleh kliennya.

Erwin menuturkan, pihaknya mengajukan penangguhan penahanan usai mendapat jaminan dari anak Rangga yakni Umar Sasana, bahwa kliennya tidak akan melarikan diri dan bersifat kooperatif dalam menjalani proses pemeriksaan.

Erwin menambahkan, pihaknya mengajukan penangguhan penahanan sebab ada sesuatu yang mesti dikerjakan oleh kliennya.

Namun demikian, dia tidak merinci hal yang bakal dikerjakan oleh Rangga. Selain itu, Rangga memiliki gagasan yang perlu disosialisasikan pada masyarakat soal pembangunan bangsa.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close