Hukum

Demokrat Pecat Amin Santono yang Terkena OTT KPK

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Partai Demokrat (PD) menindak tegas dengan memecat Amin Santono, anggota DPR yang terkena OTT KPK. Menurut Sekjen PD Hinca Pandjaitan, tak ada ruang bagi koruptor di partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini.

“Sebagai bentuk dukungan kepada KPK dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikitpun di dalam partai Demokrat bagi koruptor, maka Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat Saudara AS (Amin Santono) dari Partai Demokrat,” kata Hinca dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).

Selain memecat Amin, Hinca mengatakan posisi Amin di DPR sebagai anggota Komisi XI akan segera diganti. Demokrat sedang menyiapkan administrasi pengganti antarwaktu (PAW) Amin.

“Dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR. Semua administrasi yang terkait pemberhentian tersebut akan diproses segera dan pada kesempatan pertama,” papar Hinca.

KPK telah ditetapkan Amin sebagai tersangka penerima suap terkait APBN-P 2018. Amin diduga menerima duit Rp 500 juta.

Selain Amin, dalam kasus ini KPK juga menetapkan 3 tersangka lainnya. Mereka adalah EKK (Eka Kamaluddin) swasta atau perantara, YP (Yaya Purnomo) Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dan Ahmad Giast.

“Diduga penerimaan total Rp 500 juta merupakan bagian dari 7 persen biaya komitmen yang dijanjikan dari 2 proyek di Pemkab Sumedang senilai total sekitar Rp 25 miliar, diduga komitmen fee Rp 1,7 miliar,” beber Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Sabtu (5/5/2018).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close