Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta, Massa Rusak Lima Mobil Polisi

Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta, Massa Rusak Lima Mobil Polisi
Omnibus Law

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Aksi demo menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law di Yogyakarta, sebanyak empat mobil polisi rusak.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto, Kamis (8/10/2020) malam mengatakan, dalam aksi itu, mobil polisi yang dirusak massa antara lain dua unit mobil patroli milik Polresta Yogyakarta, satu unit mobil Water Canon Polda DIY pacah kaca, satu unit mobil ambulans Dokpol Polresta Yogakarta, pecah kaca depan dan samping dan satu unit mobil milik Brimob Polda DIY juga pecah kaca.

Selain itu, jelas Yulitanto, satu mobil warga nomor polisi AB 1713 PK, juga mengalami kerusaksan. “Satu unit sepeda motor ludes terbakar dan empat sepeda motor lainnya termasuk milik Bhabinkamtibmas disurak massa,” katanya.

Kerusakan lainnya, menurut Yuliyanto, dua pos Satpam di Kompleks DPRD DIY mengalami kerusakan serta sejumlah kaca jendela gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro pecah.

Dia menambahkan, dalam aksi yang berbuntut ricuh tersebut, enam orang anggota Polda DIY luka-luka termasuk Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudi Satria

“DirekturReskrimum mengalami  robek kepala sepanjang 0,2 sentimeter, lebar 0,1 sentimeter dengan kedalaman 0,1 sentimeter,” katanya.

Luka-luka lainnya dialami tiga warga sipil termasuk seorang mahasiswa  juga luka-luka. Polisi akan melakukan pengusutan terhadap aksi anarkhis tersebut.