Internasional

Demo Berkepanjangan di Hong Kong, Warga Borong Sembako

HONG KONG, SENAYANPOST.com – Warga Hong Kong menyerbu supermarket-supermarket di kota itu untuk memborong sembako.

South China Morning Post, Minggu (6/10) melaporkan, rak-rak yang ada di sejumlah supermarket kosong karena stok barang-barang diborong warga.

Di Mong Kok, seorang ibu rumah tangga, Nyonya Ma, bergegas ke supermarket Wellcome pada Minggu siang. Namun ia harus kecewa, karena banyak barang yang telah habis diborong warga lain.

“Staf mengatakan bahwa mereka buka setengah hari pada hari Sabtu dan tidak punya waktu untuk menyimpan persediaan baru karena kekacauan di seluruh Hong Kong,” katanya.

“Saya tidak yakin apakah orang bereaksi berlebihan. Tetapi, saya belum pernah melihat ini dalam hidup saya. Itu seperti masa perang. Saya melihat orang-orang bahkan menimbun kertas toilet,” lanjutnya.

Di Wan Chai, seorang pembeli mengaku kecewa karena ia ditolak masuk ke outlet Wellcome yang tutup pada sore hari.

“Saya hanya berencana untuk menjalankan tugas dan seharusnya kembali ke rumah dengan sangat cepat,” katanya.

“Tapi, saya sudah berjalan di sekitar daerah itu selama setengah jam dan tidak bisa menemukan supermarket yang buka,” tambahnya.

Wanita itu menyalahkan para demonstran anti-pemerintah karena mengacaukan Hong Kong. “Tidak bisakah mereka memprotes secara damai? Mengapa mereka harus membalikkan Hong Kong agar pendapat mereka didengar? Kami hanya orang awam dan kami harus hidup,” katanya.

Selain memborong sembako, warga Hong Kong juga melakukan penarikan besar-besaran uang cash melalui mesin-mesin ATM. Pemandangan warga yang mengantri di depan mesin ATM terlihat di sudut-sudut kota Hong Kong.

Setengah dari stasiun metro kota ditutup dan sejumlah pusat perbelanjaan di sekitar kota tetap tutup untuk mengantisipasi lebih banyak kekacauan di jalan-jalan, ketika para demonstran menyerukan lebih banyak protes di Causeway Bay dan Tsim Sha Tsui pada sore hari.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close