Demi Rakyat Filipina, Manny Pacquiao Siap Lawan Conor McGregor

Demi Rakyat Filipina, Manny Pacquiao Siap Lawan Conor McGregor
Manny Pacquiao
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Petinju Filipina, Manny Pacquiao siap meladeni mantan petarung UFC, Conor McGregor.
Hal itu diungkapkan oleh asisten Manny Pacquiao, Jayke Joson, sebagai respon dari pernyataan McGregor, Jumat (25/9/2020).
Conor McGregor melalui akun Twitter pribadinya menyatakan akan berhadapan dengan Manny Pacquiao dalam waktu dekat.
Manajer Conor McGregor, Audie Attar, juga sudah mengonfirmasi rencana duel tersebut.
Attar menyebut duel McGregor vs Manny Pacquiao kemungkinan akan digelar pada Desember 2020 atau Januari 2021 dengan Timur Tengah sedang dipertimbangkan sebagai lokasi pertarungan.
Merespon pernyataan pihak McGregor, Jayke Joson, membenarkan rencana duel McGregor vs Manny Pacquiao saat ini sedang dibicarakan.
Jayke Joson menyebut Manny Pacquiao Manny Pacquiao siap bertarung melawan McGregor karena ingin membantu Filipina mengatasi pandemi virus corona.
Keinginan itu tidak lepas dari status Pacquiao yang kini menjabat sebagai senator Filipina.
Menurut Jayke Jason, sebagian uang hasil pertarungan melawan Conor McGregor akan digunakan untuk membantu Filipina mengatasi pandemi virus corona.
"Benar, negosiasi dengan pihak Conor McGregor saat ini sedang berjalan," kata Jayke Joson dikutip dari situs ESPN, Sabtu (26/9/2020).
"Seperti keinginan Senator kami, pertarungan itu akan didekasikan untuk kesejahteraan dan persatuan rakyat Filipina," ujar Jayke Joson.
"Demi semua korban Covid-19 di Filipina, Pacquiao bersedia melawan bintang UFC, Conor McGregor, tahun depan (2021). Sebagian pendapatan akan disalurkan kepada mereka yang terdampak pandemi secara nasional," ujar Jayke Joson menambahkan.
"Namun, Pacquiao saat ini tidak mau berbicara soal rencana pertarungan itu karena kita semua masih menghadapi pademi dan itu bukan waktu yang tepat," tutur Jayke Joson.
"Fokus utama Pacquiao saat ini adalah membantu rakyat Filipina dengan menyediakn tempat berlindung, uang, makanan, dan kebutuhan lainnya," ucap Jayke Joson.
Duel melawan Conor McGregor kemungkinan besar akan menjadi comeback Pacquiao setelah terakhir kali menginjak ring pada Juli 2019.
Keith Thurman adalah petinju terakhir yang dihadapi Pacquiao.
Pacquiao saat itu berhasil mengalahkan Keith Thurman melalui split decision untuk mendapatkan sabuk juara kelas welter versi WBA.
Kemenangan itu mempertajam rekor Pacquiao yang kini sudah berusia 41 tahun menjadi 62 menang, 7 kalah, dan dua kali imbang.
Di sisi lain, Conor McGregor terakhir kali bertarung pada Januari 2020 melawan Donald Cerrone pada ajang UFC 246.
McGregor saat itu berhasil menang knock out (KO) hanya dalam waktu 40 detik pada duel comeback-nya di Octagon.
Setelah mengalahkan Cerrone, McGregor memututuskan pensiun untuk kali ketiga dari UFC pada awal Juni 2020.
Salah satu alasan McGregor pensiun saat itu adalah tidak ingin menunggu lama duel Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje.
Saat merencanakan pertarungan itu, UFC juga menyertakan Conor McGregor sebagai petarung yang akan menghadapi pemenang dari duel Khabib vs Justin Gaethje.
Terkini, UFC sudah memastikan duel Khabib vs Justin Gaethje akan digelar pada 24 Oktober 2020.
Setelah mengunci jadwal untuk duel Khabib vs Justin Gaethje, Dana White saat ini sedang berusaha membawa kembali Conor McGregor ke Octagon paling lama Januari 2021.
Namun, rencana Dana Whyte itu kemungkinan harus diperpanjang karena McGregor disebut akan menghadapi Pacquiao terlebih dahulu sebelum kembali ke UFC.
Duel melawan Pacquiao nantinya akan menjadi pertarungan tinju kedua yang dilakoni Conor McGregor.
McGregor pertama kali turun di ring tinju adalah ketika melawan legenda Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr pada Agustus 2017.
McGregor saat itu kalah secara technical knock out (TKO) pada ronde ke-10.