PeristiwaSepak Bola

Demi Bertemu Irfan Jaya Persebaya, Bocah ini Nekat Bersepeda dari Lombok ke Bali

KLUNGKUNG , SENAYANPOST.com – I Gede Deny Sanjaya (13) akhirnya dijemput oleh kedua orang tuanya, I Nyoman Subade (55) dan Ni Nyoman Ariyanti (46) di Polsek Banjarangkan, Klungkung, Bali, Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 17.00 WITA. Derai air mata mewarnai pertemuan anak dan orang tua ini.

Ibunya memeluk erat sambil mengucap syukur kepada Tuhan karena kembali bertemu dengan anaknya dalam keadaan sehat. Bocah ini nekat kabur dari rumahnya di Jalan Menjangan, Nomor 59 Kebon Raja, Pejanggik, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya demi bertemu pemain Persebaya Surabaya, Irfan Jaya, di Bali.

Lebih nekat lagi, Deny diketahui berangkat dengan mengayuh sepeda dari NTB ke Bali. Saat ini, sang idola Deny tengah menjalani pemusatan latihan di Bali.

Deny naik kapal Fery di Pelabuhan Lembar NTB dan sampai Padangbai. Saat merasa lelah dan lapar, Deny meminta makanan ke rumah penduduk di Banjar Sedayu, Takmung, Klungkung, Bali, Jumat (3/5/2019) sekitar pukul 23.30 WITA. Warga akhirnya mengantar Deny ke Polsek Banjarangkan.

Kapolsek Banjarangkan, AKP Ni Luh Wirati meminta identitas Subade dan Ariyanti untuk membuktikan keduanya orang tua Deny. Setelahnya, polisi menyerahkan Deny ke orang tua dengan menandatangi berita acara penyerahan anak terlebih dahulu.

Saat mengantar Deny ke Pelabuhan Padangbai Karangasem, Wirati memeluk dan meminta Deny untuk rajin ke sekolah untuk belajar. Kepada orang tua, kapolsek menyarankan ayah Deny untuk menjaga dan mengawasi Deny lebih baik agar kejadian serupa tak terulang.

“Deny anak yang pintar, kuat dan nekat. Tolong dijaga, diawasi, disayangi dan dinasihati agar Deny selalu berpamitan kepada orang tua apabila akan keluar rumah,” kata Wirati di lokasi, Sabtu (4/5/2019).

Kepada orang tua, kapolsek menyarankan ayah Deny untuk menjaga dan mengawasi Deny lebih baik agar kejadian serupa tak terulang.

“Dengan adanya kejadian ini, saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan mengetahui kemana anak-anak pergi. Orang tua pasti akan sangat panik dan sedih jika anak tidak pulang ke rumah,” tutup Wirati.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close