Ekonomi

Daya Beli Masyarakat Membaik

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Daya beli masyarakat berpendapatan rendah menunjukkan pemulihan. Kondisi ini membuat pertumbuhan ritel pada kuartal kedua bisa mencapai dua digit.

“Optimisme ini bukan isapan jempol mengingat kuartal kedua diisi oleh momentum Ramadan dan Lebaran,” kata Direktur Eksekutif Nielsen Company Indonesia Yongky Susilo, di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Diharapkan, lanjutnya, pertumbuhan penjualan ritel pada kuartal kedua ini dapat menopang penjualan ritel yang negatif pada kuartal sebelumnya. Pada kuartal pertama, pertumbuhan ritel disebut minus satu persen.

Optimisme lainnya, sambung Yongky, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja mengumumkan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiun.

Tak cuma pencairan THR, pemerintah menyebut jumlah THR PNS dan pensiun tahun ini meningkat karena komponennya bertambah.

“Langkah pemerintah seperti ini bikin yakin bahwa pertumbuhan industri ritel di semester II ini bisa jadi double digit. Momentum sudah ada, angin sudah ada, tinggal bagaimana industri ritel memainkan gelombang ini saja,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, pertumbuhan dua digit ini sangat dimungkinkan karena juga ada faktor matematika. Ia mencontohkan, pertumbuhan kuartal II tahun lalu tidak bertepatan dengan hari raya idul fitri, sehingga secara otomatis, nilai pembandingnya pun jauh lebih rendah.

Yongky sendiri memprediksi bahwa pertumbuhan ritel di kuartal ini bisa mencapai 16 persen hingga 20 persen. Dengan kata lain, angka ini mendekati posisi dua tahun lalu, di mana pertumbuhan ritel kuartal III yang memiliki tanggal idul fitri tumbuh 16 persen. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close