Internasional

Datangi Konsulat AS, Pendemo Minta Trump Merdekakan Hong Kong dari China

HONG KONG, SENAYANPOST.com – Ribuan pengunjuk rasa di Hong Kong mendatangi konsulat Amerika Serikat (AS) di Hong Kong dan meminta presiden AS Donald Trump untuk memerdekakan Hong Kong dari China.

Uniknya, para pengunjuk rasa malah menyanyikan lagu kebangsaan AS yaitu Star Spangled Banner.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mendesak Beijing untuk menahan diri di Hong Kong, bekas koloni Inggris yang kembali ke pemerintahan China pada 1997 lalu.

“Berjuanglah untuk kebebasan, berdirilah bersama Hong Kong. Tolak Beijing, membebaskan Hong Kong,” teriak mereka sebelum menyerahkan petisi ke Konsulat AS di Hong Kong seperti dikutip dari Reuters.

Sementara itu Cherry salah satu peserta unjuk rasa mengatakan seruan tersebut disampaikan permintaan kepada AS tersebut disampaikan karena pihaknya ingin pemerintah AS membantu melindungi hak asasi manusia di Hong Kong.

Menurutnya, momentum perang dagang yang sedang berkecamuk antara AS dengan China menjadi momentum tepat untuk menunjukkan kepada Negeri Paman Sam tersebut bahwa kelompok pro-China telah melanggar hak asasi masyarakat Hong Kong.

Unjuk rasa besar melanda Hong Kong dalam tiga bulan belakangan ini. Unjuk rasa dipicu oleh pembahasan Rancangan Undang-undang Ekstradisi. Dalam rancangan awal, ruu tersebut memungkinkan tersangka satu kasus di Hong Kong bisa diadili di wilayah lain, termasuk China.

Pembahasan tersebut memicu protes dari masyarakat Hong Kong. Untuk mengakhiri protes tersebut, Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengumumkan resmi membatalkan pembahasan RUU ekstradisi pada minggu ini.

Namun, upaya tersebut belum memuaskan pengunjuk rasa. Demonstrasi terus berkembang dengan tuntutan akhir, mendesak Carrie Lam mundur, Selain itu, mereka juga mendesak agar Hong Kong bisa melepaskan diri dari China. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close