Dari Pukul 06.00 hingga 18.00 Kegempaan Guguran Gunung Merapi Terjadi 76 Kali

Dari Pukul 06.00 hingga 18.00 Kegempaan Guguran Gunung Merapi Terjadi 76 Kali
Gunung Merapi | Dok. Istimewa

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Seismogram di Pos Pengamatan Gunung Merapi dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, Selasa (26/1/2021) mencatat terjadinya 76 kali kegempaan guguran. 

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Heru Suparwaka, Selasa mengungkapkan, kegempaan guguran itu berdurasi antara 13 detik hingga 126 detik dan amplitude anrtara 3 milimeter hingga 43 milimeter.

Sedangkan kegempaan hembusan sebanyak 6 kali dengan amplitudo antara 3 milimeter hingga 7 milimeter dan durasi antara 13 detik hingga 21 detik dan kegempaan fase banyak atau hybrid terjadi 14 kali dengan amplitudo 2 milimeter – 17 milimeter dan durasi 5 detik hingga 11 detik.

“Terjadi 1 kali awanpanas guguran dengan amplitudo 40 milimeter dan durasi 133 detik,” katanya. 

Heru menambahkan, estimasi jarak 1200 meter, tinggi kolom tak teramati karena Kawasan puncak berkabut,mendung,hujan. Arah luncuran dapat diketahui ke arah barat daya. Sedangkan guguran terjadi tujuh kali dengan jarak luncuran yang mencapai 700meter dan mengarah ke barat daya.

Dari pagi hingga siang, katanya, cuaca berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 23-29 °C, kelembaban udara 57-70 %, dan tekanan udara 567-687 mmHg. Sedangkan siang hingga petang cuaca berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 15-21 °C, kelembaban udara 68-90 %, dan tekanan udara 566-685 mmHg. Volume curah hujan 63 milimeter per hari.