Daftar Pilkada 2020, 37 Calon Kepala Daerah Petahana Langgar Protokol Kesehatan

Daftar Pilkada 2020, 37 Calon Kepala Daerah Petahana Langgar Protokol Kesehatan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – 37 calon kepala daerah petahana diduga terbukti protokol kesehatan saat mendaftar di Pilkada 2020. Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik mengatakan, teguran keras langsung telah dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada mereka usai mendaftarkan diri ke KPU.

“Mendagri tegur keras sebanyak 36 bupati, wakil bupati, Walikota, Wakil Walikota dan 1 gubernur terkait ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan,” kata Akmal lewat pesan singkat, Senin (7/9/2020).

Akmal mengatakan, mereka akan menerima sanksi. Salah satunya, Mendagri akan menunda pelantikan kepada mereka yang melanggar jika menang Pilkada 2020.

“Opsi bentuk sanksi dan ketegasan kita, bagi Paslon menang nanti bisa ditunda pelantikannya, disekolahkan dulu selama 3 hingga 6 bulan di BPSDM Kemendagri,” tegas Akmal.

Menurut Akmal, 37 kepala daerah pelanggar protokol kesehatan baru jumlah sementara. Dia meyakini jumlah akan terus meningkat bila minim kedisiplinan dalam menjalankan rangkaian Pilkada 2020.

“Bisa bertambah lagi hari ini, karena kita masih kumpulkan bukti-bukti,” Akmal menandasi.

Berikut 37 data calon kepala daerah petahana yang ditegur keras Mendagari Tito:

1. Bupati Wakatobi
2. Bupati Luwu Utara
3. Bupati Konawe Selatan
4. Bupati Karawang
5. Bupati Halmahera Utara
6. Wakil Bupati Halmahera Utara
7. Bupati Halmahera Barat
8. Wakil Bupati Halmahera Barat
9. Walikota Tidore Kepulauan
10. Bupati Belu

11. Wakil Bupati Belu
12. Bupati Luwu Timur
13. Wakil Bupati Luwu Timur
14. Wakil Bupati Maros
15. Bupati Majene
16. Wakil Bupati Majene
17. Bupati Mamuju
18. Wakil Bupati Mamuju
19. Wakil Walikota Bitung
20. Wakil Bupati Blora

2 dari 2 halaman

21. Wakil Bupati Demak
22. Bupati Serang
23. Wakil Walikota Cilegon
24. Bupati Jember
25. Bupati Mojokerto
26. Wakil Bupati Sumenep
27. Wakil Walikota Medan
28. Walikota Tanjung Balai
29. Bupati Labuhan Batu
30. Bupati Rokan Hulu

31. Wakil Bupati Kuantan Sengigi
32. Wakil Bupati Musi Rawas
33. Bupati Ogan Ilir
34. Bupati Karimun
35. Bupati Kepahiang
36. Bupati Bengkulu Selatan
37. Gubernur Bengkulu