Lintas Daerah

Cukup Akad Nikah, Sultan: Memalukan Jika Resepsi Dibubarkan Polisi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, berharap masyarakat benar-benar waspada terhadap penyebaran virus corona.

Karena itu, Sri Sultan meminta masyarakat yang ingin menikah agar tidak menghelat resepsi dengan mengundang banyak orang di tengah pandemi corona.

Sri Sultan menyarankan, cukup akad nikah saja yang dilaksanakan dan tidak mengundang banyak orang. Karena akan sangat memalukan jika sampai resepsi perkawinan dibubarkan oleh pihak kepolisian.

“Dianjurkan kalau akan menikahkan putranya cukup sampai akad nikah saja, sebab kalau sampai polisi membubarkan itu terjadi di Yogya, sebenarnya memalukan,” ucap Sultan di Yogyakarta, Sabtu (4/4).

Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan No: Mak/2/III/2020. Dalam maklumatnya, dia menghendaki setiap personel kepolisian untuk menindak tegas warga yang masih mengadakan kegiatan dengan mengundang banyak orang di tengah pandemi corona.

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama pun menerbitkan surat edaran yang meminta masyarakat menunda pelaksanaan resepsi pernikahan di tengah pandemi corona.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kantor Wilayah Kemenag DIY, Nadhif mengaku telah menerima surat edaran tersebut.

Nadhif menjelaskan, sesuai SE, pihaknya tetap melayani pendaftaran secara online melalui simkah.kemenag.go.id. Akan tetapi tetap meminta masyarakat untuk menunda.

“Demi keselamatan dan kemaslahatan, maka pernikahan sebaiknya ditunda sampai kondisi betul betul sehat dan aman, karena nikah untuk kepentingan bersama dan selama-lamanya,” imbaunya.

Jika tetap ingin menghelat pernikahan, maka kegiatan dilakukan di KUA. Jumlah orang yang hadir pun dibatasi, yakni maksimal 10 orang. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close