Nasional

CPNS Bidang Medis, Pemerintah Beri Kelonggarkan Batas Usia

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menjelaskan pemerintah memberikan pelonggaran batas usia bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) maksimal 40 tahun untuk beberapa profesi tertentu yaitu dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa.

Pelonggaran aturan ini diatur dalam keputusan presiden nomor 17/2019.

Menurut Mohammad Ridwan, untuk posisi dokter, dokter pendidik klinis dan dokter gigi harus memiliki syarat pendidikan spesialis. Untuk profesi dosen, peneliti dan perekayasa, calon pelamar CPNS haru menuntaskan pendidikan S3.

“Batas usia 40 tahun itu untuk jabatan dokter dan dokter gigi dimana kualifikasi pendidikannya adalah dokter gigi spesialis dan dokter spesialis. Kalau dokter biasa ya sesuai aturan yang sudah berlaku, maksimal 35 tahun,” kata Mohammad Ridwan, Rabu (11/9/2019).

Hal ini, lanjutnya, berlaku untuk dosen, peneliti dan perekayasa yang S3 yang boleh sampai 40 tahun. Kalau dia hanya lulusan S2 ya tetap batasnya sampai 35 tahun.

“Untuk dokter pendidik klinis itu dokter spesialis yang mengajar di universitas, dia mungkin enggak berpraktik sebagai dokter tapi dia pendidik,” katanya.

Dalam hal ini, alasan pelonggaran batas usia tersebut dikarenakan banyaknya dokter hingga dosen yang ingin bergabung sebagai CPNS tapi terhalang oleh usia.

Ridwan mengatakan, rata-rata para dokter yang menyelesaikan pendididkan untuk bisa menjadi dokter gigi spesialis dan dokter spesialis pada usia diatas 35 tahun. Sementara, batas untuk menjadi CPNS hanya sampai 35 tahun.

Selama ini, posisi CPNS untuk profesi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis masih jarang terpenuhi. Padahal banyak daerah khususnya daerah 3T yang membutuhkan profesi tersebut. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close