Lintas Daerah

Covid-19, Sebanyak 37.119 UMKM di Jabar Terdampak

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar Kusmana Hartadji mengungkapkan sebanyak 37.119 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkena dampak pandemi covid-19.

“Akibatnya, produksi menurun dan bahkan sebagian terpaksa berhenti beroperasi,” kata Kusmana Hartadji, di Bandung, Rabu (8/7/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan survei bulan April atau satu bulan setelah kasus positif pertama covid-19 di Indonesia diumumkan oleh Presiden RI pada 2 Maret 2020, 97 persen UMKM menurun produksinya dan 40 persen di antaranya berhenti beroperasi. Hanya tiga persen yang meningkat.

Krisis akibat wabah covid-19 saat ini, lanjutnya, berbeda dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998. “Kalau tahun 1998 UMKM tangguh hadapi krisis, sekarang sangat terdampak,” kata dia.

Dia mengatakan produksi UMKM menurun drastis karena pemasaran yang terbatas akibat kebijakan karantina wilayah ditambah daya beli masyarakat yang terus menurun. “Cash flow UMKM jadi rendah,” kata Kusmana.

Menurut dia, Pemprov Jabar melalui instrumen perbankan mendukung stimulus ekonomi dari Pemerintah Pusat bagi UMKM.

Stimulus pemerintah pusat yang sudah berjalan terbagi menjadi dua yakni kredit usaha rakyat (KUR) dan non KUR. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close