Covid-19, Majalengka Terancam Masuk ke Dalam Zona Merah

Covid-19, Majalengka Terancam Masuk ke Dalam Zona Merah

CIREBON, SENAYANPOST.com – Kabupaten Majalengka terancam turun status menjadi zona merah covid-19, karena dalam sepekan terakhir terjadi peningkatan kasus positif corona.

Pada Minggu (2/8) kemaarin terjadi peningkatan kasus sebanyak tiga kasus, hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 28 orang, enam orang probabel, 671 dinyatakan suspek, dan kontak erat 352 orang.

“Selama 12 hari terakhir ini, peningkatan kasus sebanyak 20. Semuanya bermula dari kasus imported case. Ini artinya, terancam masuk ke dalam zona merah,” kata Bupati Majalengka Karna Sobahi, di Kabupaten Majalengka, Senin (3/8/2020).

Karna mengatakan, peningkatan tersebut menjadi cambukan untuk memperketat kehadiran warga dari luar kota atau warga dari Majalengka yang hendak bepergian ke luar kota.

Pemerintah Kabupaten Majalengka, saat ini sudah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19.

Pertama, peningkatan pengawasan penerapan protokol kesehatan dan memberlakukan denda bagi yang melanggar.

Kedua, pemerintah daerah pun sudah akan memperketat izin keramaian bagi masyarakat. Karna menyebutkan, titik perkumpulan orang sangat rentan terjadinya penyebaran Covid-19.

“Kami pun mewajibkan seluruh tamu dari luar daerah yang datang ke Majalengka harus menunjukkan hasil swab negatif. Diminta, seluruh piha untuk pro aktif mempedomani ketentuan ini,” kata Karna.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, mengatakan, penambahan kasus tiga orang yang terkonfirmasi Covid-19 merupakan warga Kecamatan Banjaran, Kecamatan Jatiwangi, dan Kecamatan Dawuan. (Jo)