Corona Mengganas di AS, Lebih dari Seperempat Juta Orang Meninggal

Corona Mengganas di AS, Lebih dari Seperempat Juta Orang Meninggal
Angka kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat telah melewati 250.000 pada pekan ketiga November. (Foto/Skynews)

WASHINGTON, SENAYANPOST.com - Angka kematian akibat corona Covid-19 di Amerika Serikat telah melampaui angka 250.000 pekan ini. 

Jumlah itu merupakan yang tertinggi dibandingkan negara lainnya di seluruh dunia. 

Berdasarkan data Johns Hopkins University, Rabu (18/11/2020) waktu setempat, terdapat 250.029 orang meninggal dunia akibat Covid-19. 

Sedangkan jumlah kasus infeksi virus yang menyerang pernapasan itu hampir menyentuh 11,5 juta. 

Jumlah infeksi harian di negeri Paman Sam meningkat lebih dari 150.000 kasus per hari pasca-pilpres tanggal 3 November kemarin. 

Kenaikan signifikan diyakini dampak dari demonstrasi serta kerumunan pendukung dua capres--Joe Biden dan Donald Trump--di beberapa pusat perhitungan suara serta aksi anti-pemerintah.

Berbicara pada BBC seperti dikutip iNews, ahli penyakit menular kenamaan AS, Dr Anthony Fauci, mengatakan negara salah mengambil jalan di waktu yang sangat berisiko--dengan banyak orang berkumpul di luar ruangan disertai cuaca dingin. 

"Ini situasi yang sangat serius karena ada banyak indikator yang terhambat. Jadi, saat Anda melihat peningkatan masif kasus karena kini kita melihat banyak orang melakukan banyak kegiatan di luar, kami dalam situasi sangat sulit," ujarnya. New York--episenter wabah Covid-19 di AS pada musim dingin ini--telah meminta penutupan sekolah dimulai Kamis (19/11/2020) waktu setempat. 

Keputusan menutup sekolah setelah hasil rataan tes positif Covid-19 melewati angka 3 persen. Pejabat setempat mengatakan dengan prosentase tersebut akan berdampak lebih dari 300.000 siswa.