Cleaning Service Bandara Soetta yang Temukan Cek Rp35,9 M Naik Jabatan

Cleaning Service Bandara Soetta yang Temukan Cek Rp35,9 M Naik Jabatan
Halimah, cleaning service Bandara Soekarno-Hatta penemu cek Rp35,9 M (Foto/detikcom)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Halimah (36), seorang cleaning service mengembalikan cek senilai Rp35,9 miliar milik penumpang yang ia temukan di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta. 

Nah, atas kejujurannya itu, Halimah mendapatkan promosi jabatan dari PT Angkasa Pura Solusi.

General Manajer KCBSH dan wilayah I PT Angkasa Pura Solusi, Toyib Fanani mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kejujuran Halimah. 

Oleh karena itu, PT Angkasa Pura Solusi memberinya penghargaan dalam bentuk jangka panjang berupa promosi jabatan dan juga jangka pendek berupa uang.

"Yang lebih penting, yang membawa arti adalah yang jangka panjang itu adalah kenaikan level saya sudah janjikan dan sudah saya declare bahwa dari jabatan sekarang team leader menjadi supervisor. Artinya naik satu tingkat atas kejujuran dan dedikasinya," kata Toyib dilansir detikcom, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga

Toyib mengatakan administrasi kenaikan jabatan Halimah akan diproses pada Senin (1/11). Halimah akan menjalani masa percobaan selama 3 bulan di jabatan baru itu.

"Senin besok saya proses administrasi ke-HRD-annya, kemudian kan probation 3 bulan, tetap melalui probation 3 bulan. Setelah itu baru nanti ada SK-nya, tapi secara statusnya kewenangannya menjadi supervisor mulai sekarang ini," ungkap Toyib.

"Dari team leader menjadi supervisor karena memang ini sesuatu banget penting untuk dikasih penghargaan," sambungnya.

Selain itu, PT Angkasa Pura Solusi juga memberikan penghargaan dalam bentuk uang kepada Halimah. Pemberian penghargaan itu sebagai wujud apresiasi perusahaan.

"Secara spontan kami sangat apresiasi banget. Saking appreciated-nya kemudian tentu ada yang bentuknya finansial, tentu itu kan jangka pendek ya, cash saja gitu ya," imbuhnya.

Selanjutnya, Toyib mengatakan kejadian ini harus menginspirasi karyawan lain dalam bekerja. Sesuai dengan core values BUMN, yaitu AKHLAK juga harus diterjemahkan di keseharian dan di pekerjaan setiap karyawan.

"Ya tentu karena ini adalah aktualisasi dari core values BUMN, akhlak nah kita tidak sekedar itu menjadi jargon, tapi kita langsung terjemahkan di keseharian kita di pekerjaan kita, nah terhadap teman-teman yang lain ini kemudian menjadi role model dan bisa menginspirasi teman teman yang lain," jelas Toyib.

Halimah sendiri juga mengaku bangga atas kenaikan jabatannya dan berterima kasih kepada pihak manajemen PT Angkasa Pura Solusi yang sudah memberikannya kepercayaan.

"Ya pastinya bangga ya pastinya bangga dengan naik jabatan seperti itu. Saya berterima kasih banget untuk pihak manajemen kami APS yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menaiki jabatan," jelas Halimah.

Kisah Halimah Temukan Cek

Halimah menceritakan saat itu, Jumat (29/10), sekitar pukul 10.00 WIB, kondisi bandara terjadi antrean di area sentral koridor atas. Pandangan Halimah kemudian tertuju pada dompet warna cokelat di atas kursi.

"Hari itu tanggal 29 Oktober, hari Jumat jam 10. Kondisi bandara lumayan ramai dan terjadi antrean di area sentral koridor atas dan menemukan dompet warna cokelat di atas kursi," kata Halimah saat ditemui di Bandara Soetta, Sabtu (30/10/2021).

Sebelumnya, Halimah memang melihat ada penumpang yang duduk di bangku itu. Temuan itu langsung ia laporkan ke sekuriti PT Angkasa Pura II.

"Ya pada saat itu kami sedang mobile, abis menyisir area dan pada saat itu saya melihat ada sebuah dompet yang tertinggal dan pada saat itu kita laporan langsung ke pihak sekuriti," jelas Halimah.

"Ada. Di sebelahnya juga ada penumpang, di depan juga ada dan terjadi antrean juga di sini," sambungnya.

Selain cek senilai Rp35,9 M, di dalam dompet itu juga terdapat paspor, lima buku tabungan, masker serta hand sanitizer.

"Cuma ada kartu tabungan, paspor sama cek, masker serta hand sanitizer," jelas Halimah.

"Hari itu langsung dilihat sama sekuriti, dari 5 kartu tabungan ada BCA, Mandiri, dan BNI dan di situ juga ada tertera paspor," tambahnya.

Halimah mengaku kaget lantaran tidak menyangka di dalam dompet itu terdapat cek yang nilainya sebesar Rp 35,9 M. Halimah memilih tidak mengambil dompet itu karena menyadari barang tersebut bukan haknya.

"Ya merasa kaget dengan nilai yang fantastis itu, nggak menyangka di dalamnya itu berisi cek yang begitu banyak," jelas Halimah.