Teknologi

China Perketat Aturan Telekomunikasi, Beli SIM Card Wajib Scan Wajah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pemerintah China mulai memperketat aturan telekomunikasi demi meningkatkan keamanan dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah (facial recognition). Dengan aturan ini, setiap orang diwajibkan untuk scan wajah pada saat mendaftar ke layanan internet atau mendapatkan nomor ponsel atau SIM Card baru.

Aturan baru ini mulai berlaku pada 1 Desember 2019 atau sudah dimulai beberapa hari lalu.

Dilansir dari Gizchina, (3/12/2019), menurut laporan dari Quartz , Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, menulis bahwa keputusan itu adalah bagian dari upaya untuk melindungi hak dan kepentingan warga negaranya yang sah di dunia maya, serta untuk mencegah penipuan.

Tiongkok juga memiliki undang-undang baru yang melarang penduduknya mentransfer nomor ponsel mereka ke orang lain.

Menurut Quartz, China tampaknya menjadi negara pertama yang membutuhkan pengenalan wajah untuk berlangganan layanan seluler dan Internet. Undang-undang baru ini adalah bagian dari upaya Tiongkok untuk memonitor warga negaranya dan memonitor aktivitas dan perilaku mereka.

Bulan lalu, media milik pemerintah China mengumumkan tentang pengembangan “kamera super” baru. Kamera ini akan memiliki resolusi 500 megapiksel dan kecerdasan buatan yang mampu mengidentifikasi wajah individu.

Bahkan mampu mengidentifikasi wajah di tengah kerumunan puluhan ribu orang dengan presisi sempurna. Menurut media pemerintah China, perangkat ini lima kali lebih kuat daripada mata manusia dan diterapkan pada aplikasi militer, pertahanan nasional dan keamanan publik.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close