China Buka Celah Damai dengan AS, Ingin Selesaikan Konflik Tanpa Konfrontasi

China Buka Celah Damai dengan AS, Ingin Selesaikan Konflik Tanpa Konfrontasi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Beberapa bulan terakhir muncul ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS) yang dipicu berbagai faktor. Salah satunya persoalan pandemi, teknologi, hingga bisnis. Belakangan China siap membuka celah untuk berdamai, bahkan siap berdialog bersama AS.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam wawancara dengan kantor berita Xinhua pada Rabu (5/8) lalu. Dia mengatakan dalam hubungan internasional saat ini, dialog adalah cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah dan membangun kepercayaan. Mengedepankan dialog ketimbang konfrontasi bukan hanya harapan China. Namun, menurutnya juga konsensus dari mayoritas negara di dunia.

“China dan AS adalah dua negara besar dengan sistem sosial, sejarah, dan budaya yang berbeda, dan masing-masing memiliki kepentingannya sendiri. Ini wajar,” ucap Wang seperti yang tertuang dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri China, Sabtu (8/8/2020).

“Tapi yang penting adalah tidak ada yang secara sepihak menutup pintu dialog kapan pun. Perbedaan, kesalahan penilaian atau konfrontasi tidak boleh dibiarkan mendominasi hubungan bilateral,” tegasnya.

Wang mengklaim China adalah negara besar dan bertanggung jawab. Negara ekonomi terbesar kedua dunia ini terbuka dan siap untuk mengadakan konsultasi secara jujur ​​dan efektif dengan AS.

“Kami siap merespons dengan kepala dingin dan masuk akal terhadap gerakan impulsif dan kecemasan pihak AS. Kami siap memulai kembali mekanisme dialog dengan pihak AS di tingkat mana pun, di area mana pun, dan kapan pun. Semua masalah bisa didiskusikan,” jelasnya.

Wang menambahkan pihaknya telah mengusulkan agar kedua negara menyusun tiga daftar masing-masing dalam kerja sama. Dialog dan masalah-masalah yang membutuhkan manajemen yang tepat, dan menyusun peta jalan untuk interaksi pada masa depan.

“Kami mendesak AS untuk berhenti bertindak arogan dan prasangka. Tapi, masuk ke dalam dialog yang konstruktif dengan kami berdasar pada pijakan yang sama. Kami berharap bida meredakan ketegangan saat ini dan mengembalikan hubungan ke jalur yang benar, tanpa konflik, tanpa konfrontasi,” ujar Wang.

“Saling menghormati dan kerja sama win-win solution. Ini untuk melayani kepentingan bersama dari kedua bangsa dan memenuhi harapan masyarakat internasional,” pungkas Wang.