Opini

Chairul Tanjung, Selamatkan Garuda!

Oleh AM Hendropriyono

SELAMAT berjuang Chairul Tanjung, untuk menyelamatkan PT Garuda Indonesia Tbk, asset bermartabat bangsa Indonesia yang sedang sekarat. PT Garuda menderita penyakit salah urus dan korupsi yang bersifat kronis.

Ketika saya sebagai Direktur D Bais-ABRI (urusan pengamanan obyek vital), pada tahun 1991 telah menugasi Kol Arief Kusharyadi (di kemudian hari menjadi KSAL), untuk mengusut masalah yang terjadi di Garuda. Tak putus dirundung malang, demikian sang Garuda selalu jatuh bangun dari satu manajemen ke manajemen yang lain.

Akhirnya, kini PT Garuda Indonesia Tbk menjadi asset negara yang ringkih, yang rentan oleh penyakit kepandiran dan penyelewengan dari berbagai oknum pimpinan eksekutifnya.

Sejak Chairul Tanjung ikhlas membeli saham Garuda sebesar 29 persen, ia telah menderita kerugian lebih dari Rp 3,5 triliun karena kesalahan-kesalahan mereka. Chairul Tanjung selama ini tidak dapat berbuat sesuatu seperti di perusahaannya sendiri yang perkasa, karena posisinya di BUMN yang sakit tersebut hanya dijadikan sebagai kambing congek. Kini dia baru dipercaya pemerintah tapi juga hanya diberi slot di jajaran Dewan Komisaris, dengan tugas menyelamatkan burung Garuda yang sedang sakit keras.

Untuk bisa berbuat lebih banyak, seharusnya Chairul Tanjung diberi kedudukan yang memungkinkan dia bisa mengambil langkah-langkah yang signifikan. Dengan memberikan kewenangan sebagai Dirut misalnya, barulah itu merupakan pemberian tanggung jawab dari pemerintah yang tidak setengah hati.

Rakyat pasti tidak ragu terhadap kepiawaian Chairul Tanjung, karena terbukti bahkan telah mnyelamatkan ekonomi bangsa Indonesia sebagai Menko Perekonomian, justru pada saat-saat akhir dari administrasi Presiden SBY.

Para demagog yang selalu nyinyir apalagi menebar fitnah terhadap pengabdian anak bangsa ini, bisa diselidiki intel tentang ada borok pribadi apa di belakang kenyinyiran tersebut. Biasanya mereka punya masalah pajak, money laundring, KKN atau corporate crime yang tidak sulit untuk diusut.

Karenanya, maju terus Chairul Tanjung demi negara bangsa Indonesia! Biarkan anjing-anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu!

*Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. AM Hendropriyono, Guru Besar Ilmu Intelijen, mantan Kepala BIN.

KOMENTAR
Tag
Show More

Check Also

Close
Back to top button
Close
Close