Cegah RS Kewalahan Akibat Corona, WHO: Optimalkan Puskesmas

Cegah RS Kewalahan Akibat Corona, WHO: Optimalkan Puskesmas
Foto: tribunnews

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pemerintah diminta untuk menjaga sistem kesehatan di tingkat puskesmas supaya tidak terjadi penumpukan pasien Covid-19 di rumah sakit pada masa pengetatan PSBB di Jakarta.

Menurut Penasihat Senior Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Diah Saminarsih berkata kesiapan rumah sakit di Indonesia harus dijaga sejak dari jenjang Puskesmas.

"Puskesmas itu primer, kalau sudah parah baru ke RS, nah ini kita perlu menjaga keduanya," kata Diah Saminarsih, dalam sebuah webinar, Jumat (18/9/2020).

Ia menambahkan, kita harus menjaga 85 persen pasien Covid-19 bergejala ringan atau tanpa gejala supaya mereka tidak mengakses layanan yang lebih tinggi. 

"Jadi bisa dijaga di sektor primer, karena dengan menjaga seperti itu kita bisa survive sampai ada vaksin," ujarnya.

Ia juga mengatakan, perlu menjaga sistem kesehatan supaya tidak runtuh alias collapse. Diah menyebut, dalam pandemi, sistem kesehatan adalah salah satu bagian yang diserang oleh virus sehingga perlu penguatan.

"Anggaplah kita diserang, maka kita akan memproteksi bagian paling lemah, selain orang, yang diserang adalah sistem kesehatan. Makanya dari awal sudah disebutkan pentingnya melindungi dan memastikan sistem kesehatan nasional tidak collapse," ucapnya.

Diah mengatakan, Indonesia berada di posisi yang tidak menguntungkan karena masih belum memahami kondisi sistem kesehatan pada saat dilanda pandemi Covid-19.

Apalagi, menurutnya, setelah 7 bulan dilanda pandemi Covid-19, ada tantangan tersendiri untuk para SDM di bidang kesehatan dalam menjalankan tugasnya. (Jo)