Cegah Klaster Perkantoran, Kemenkes: Optimalkan WFH

Cegah Klaster Perkantoran, Kemenkes: Optimalkan WFH

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Untuk mencegah munculnya klaster penularan virus corona (Covid-19) di perkantoran, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau perkantoran menggunakan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH).

“Sudah ada pengaturan terkait pola WFH, ada yang tidak full WFH, ada yang bergantian, itu saja yang dijalankan secara optimal,” kata Sekjen Kemenkes Oscar Primadi, Kamis (6/8/2020).

Satuan kerja di perusahaan atau perkantoran, lanjutnya, harus melakukan pengawasan yang ketat. Contohnya, satuan kerja dapat mengawasi jumlah pekerja yang bekerja di kantor dalam satu waktu, sehingga tidak timbul kerumunan dan tetap menerapkan sistem jaga jarak minimal 1-2 meter.

“Artinya benar-benar penanggung jawab satuan kerja itu melakukan pengawasan yang tepat. Tidak sekedar tersusun aturan ketentuan protokol kesehatan, peraturan itu harus diimbangi pengawasan yang tepat,” jelas Oscar.

Sebelumnya Kemenkes telah membuat panduan pencegahan covid-19 di tempat kerja. Panduan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri Dalam Rangka Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Panduan tersebut berisi mekanisme kerja pegawai di perkantoran, termasuk pengaturan bekerja dari rumah. Penyedia kerja harus menentukan pekerja esensial yang perlu datang ke tempat kerja dan pekerja yang dapat melakukan pekerjaan dari rumah.

Selain itu, perusahaan atau penyedia kerja harus memastikan ketersediaan sarana dan prasarana untuk mencuci tangan, pengadaan hand sanitizer dan pengecekan temperatur suhu tubuh kepada setiap orang yang akan memasuki tempat kerja.

Penyedia kerja juga perlu melakukan sosialiasi dan edukasi tentang covid-19 kepada karyawan. Jika dimungkinkan, penyedia kerja memastikan kebutuhan nutrisi karyawan terpenuhi selama bekerja di tempat kerja. (Jo)