Lintas Daerah

Cegah Anggaran Desa Disalahgunakan, Pemprov Jabar Kenalkan Sistem Non-Tunai

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Demi mencegah penyalahgunaan anggaran yang masuk ke rekening desa, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan memperkenalkan sistem pencairan non tunai.

“Sekarang sudah pakai giro dan disesuaikan dengan progres pekerjaan. Jadi, misalnya giro ini diperuntukkan untuk pembangunan jalan, dengan kebutuhan segitu, ya silakan diambil segitu,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar, Dedi Supandi, di Bandung, Selasa (14/5/2019).

Yang kerap terjadi, kata Dedi, adalah rekening desa yang sering hilang juga aset desa jika petahana kalah saat pergantian kepala desa.

“Ini yang membuat desa menjadi nol lagi. Kalau pola giro tidak hilang, cuma ganti spesimen tanda tangan,” katanya.

Agar mekanisme ini dapat berjalan baik, Pemprov akan memberikan pembelajaran kepada aparatur desa agar tidak kesulitan mencairkan giro.

“Walaupun tahun ini belum masuk pada petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis yang diharuskan. Nanti Desember kita evaluasi, jika efektif lebih cepat lebih baik untuk diterapkan,” katanya.

Dedi menyebutkan, sudah ada beberapa desa yang menerapkan pencairan melalui giro.

“Sekarang sudah ada beberapa desa sudah menerapkan seperti di Cirebon,” kata dia. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close