F1Olahraga

Catatan Sejarah dan Harapan Rio Haryanto

SHAKIR – Pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto bisa dikatakan membuat catatan sejarah pada perlombaan Formula One (F1) 2016 di Sirkuit Sakhir, Bahrain. Sebab, untuk pertama kalinya ia berhasil menuntaskan 57 lap dengan finis diurutan ke-17 dan memiliki catatan waktu 1:38,706.
Memang pada saat memasuki lap ke-19 Rio Haryanto sempat berada di posisi ke-15. Bahkan ia bersaing bersama pilot tim Renault, Kevin Magnussen yang berada di depannya.
Sayangnya memasuki lap ke 46 tim Rio memutuskan untuk mengganti ban mereka dengan menggunakan kompon Super Soft. Hal tersebut berbeda dengan langkah strategi yang dilakukan oleh pilot Mercedes, Nico Rosberg yang lebih dulu menggunakan ban berjenis soft pada lintasan ke-13.
Tak pelak, pembalap berjuluk Boboho tersebut tercecer di posisi buncit dan bersaing dengan dua drivers  tim Force India yakni Nico Hulkenberg dan Sergio Perez.
Namun putra pasangan dari Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati mengaku tetap optimistis untuk balapan selanjutnya yang akan dilaksanakan di Shanghai, China. Rio berharap ingin membuat langkah maju kala mengaspal di trek yang taka sing baginya itu.
“Shanghai adalah trek yang saya kenal baik, jadi saya berharap untuk membuat langkah maju di sana,” harap Rio mengutip dari situs resmi Manor Racing Team, Senin (4/4/2016).

(fap)

KOMENTAR
Lihat selanjutnya
Close