Konsultasi Hukum

Cara Adopsi Anak Bagi Orang Tua Tunggal

Dalam kehidupan banyak wanita maupun laki-laki sampai tua tidak mempunyai anak karena tidak menikah, janda /duda. Padahal secara ekonomi dalam kehidupannya bercukupan dan bahkan berlebih., lalu berkeinginan untuk mengangkat anak dengan tujuan disamping untuk membantu kehidupan seorang anak, dan juga sebagai teman di hari tuanya bahkan akan di jadikan penerus untuk harta dan usahanya.

Pertanyaan, apakah orang tua tunggal dapat mengadopsi anak dan bagaimana cara untuk mengangkat seorang anak sesuai dengan hukum yang berlaku ?

Sukesih, Lampung

Jawaban :

Bahwa rujukan untuk menjawab pertanyaan adalah Undang-Undang No.23 Tahun 2003 Tentang Perlindungan anak jo Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak jo Peraturan Menteri Sosial Nomor 110 Tahun 2009 tentang Persyaratan Pengangkatan Anak

Pengangkatan anak hanya dapat dilakukan untuk kepentingan terbaik bagi anak dan dapat dilakukan dengan berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku walau juga bisa dilakukan sesuai dengan adat kebiasaan setempat dan juga yang perlu diperhatikan adalah Pengangkatan anak tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dan orang tua kandungnya , serta Calon orang tua angkat harus seagama dengan agama yang dianut oleh calon anak angkat dan apabila asal usul anak tidak diketahui, maka agama anak disesuaikan dengan agama mayoritas penduduk tempat ditemukan.

Bagi orang tua tunggal warga Negara Indonesia dapat melakukan pengangkatan anak melalui Lembaga Pengasuh Anak dengan syarat dan ketentuan yang diatur peraturan perundang-undangan dengan cara mengajukan permohonan ijin pengangkatan  anak kepada  Menteri Sosial cq Kepala Instansi social propinsi, karena lembaga tersebut satu-satunya yang diberi wewenang memberi izin pengangkatan anak.

Untuk mendapatakan izin menteri bagi orang tua tunggal tata cara pelaksana pengangkatan harus melalui Lembaga Pengasuh Anak dengan  terlebih dahulu melengkapi persyaratan materiel dan persyaratan administrative sedangkan tatacaranya telah diatur dalam Permensos nomor 110 Tahun 2009 pasal 34.

Setelah mendapatakan ijin pengangkatan anak dari Mentri Sosial q Instansi social Propinsi, kemudian ijin tersebut harus di ajukan ke Pengadilan mendaftarkan permohonan pengangkatan anak guna mendapatkan penetapan yang dijadikan dokumen hukum bahwa anak yang diangkat (adopsi) telah sah secara hukum.

Demikian jawaban pertanyan ini, semoga bermanfaat.

 

Azelia Gaya Putri,S.H/Konsultan Hukum LKBH INTAN

 

 

 

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close