Calon Pilkada, DPR: Polisi Tak Menindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Calon Pilkada, DPR: Polisi Tak Menindak Pelanggar Protokol Kesehatan
Gedung DPR RI

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Anggota kepolisian hanya mengatur lalulintas dan tidak melakukan penindakan sama sekali saat para calon Pilkada Serentak 2020 melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Penegasan ini disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Junimart Girsang, dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Kemendagri, KPU, dan Bawaslu, dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Junimart mengatakan, hal itu ia ketahui saat memantau masa pendaftaran di Karo, Sumatera Utara, akhir pekan lalu. 

"Pak Mendagri, kepolisian hanya mengatur lalu lintas, Pak, bagaimana supaya tidak macet. Mereka ada di lokasi KPU, kerumunan itu mereka nikmati juga, Pak. Bahkan mereka ikut berkerumun," kata Junimart.

Junimart menduga hal itu terjadi karena kepolisian kurang mendapat sosialisasi. Ia menyarankan pemerintah dan penyelenggara pemilu juga menyiapkan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi pelanggaran protokol Covid-19 saat tahapan pilkada.

Ia mengusulkan Mendagri Tito Karnavian memanfaatkan jaringannya di kepolisian. Menurutnya, Tito masih punya pengaruh besar di kepolisian yang bisa ia manfaatkan untuk penyelenggaraan pilkada.

Junimart berpendapat hanya kepolisian yang punya wewenang dan sumber daya cukup melakukan penindakan terhadap pelanggaran protokol Covid-19 di masa pilkada. (Jo)