Calon Kapolri Listyo Sigit Lompati 4 Angkatan hingga Sisihkan 12 Komjen

Calon Kapolri Listyo Sigit Lompati 4 Angkatan hingga Sisihkan 12 Komjen

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah mengusulkan Komjen Pol Listyo Sigit menjadi calon Kapolri kepada DPR RI. Nama Listyo Sigit menjadi satu-satunya nama yang diusulkan Jokowi untuk menggantikan Jenderal Idham Aziz yang akan pensiun.

Penunjukan Listyo Sigit menjadi calon Kapolri, mencatatkan bahwa Listyo telah melompati angkatan seniornya di Akademi Kepolisian (Akpol). Bukan itu saja, ia juga menyisihkan 12 perwira tinggi (pati) Polri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau berbintang tiga.

Komjen Listyo Sigit merupakan lulusan Akpol 91. Jika ia menjadi Kapolri, Listyo Sigit akan melompati empat angkatan di atasnya. Karena masih ada empat seniornya yang masih aktif berdinas baik di internal dan luar Polri, yaitu Akpol angkatan 87, 88, 89, dan 90.

Sebelumnya Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengajukan lima nama yang dianggap memenuhi syarat, profesionalitas, loyalitas, dan jam terbang. Kelimanya adalah: Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Komjen Pol Arief Sulistyanto dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Pol Agus Andrianto.

Terpilihnya Listyo Sigit sebagai calon Kapolri otomatis juga menyisihkan pati Polri berpangkat Komjen yang berdinas di internal dan luar Polri dan Listyo Sigit merupakan Komjen termuda.

Berikut ini nama-nama Komjen yang ada di Polri:

1. Wakapolri Gatot Edi, alumni Akpol 88 A, kelahiran 28 Juni 1965, masa dinas 30 bulan lagi, dan pernah menjadi Kapolda Metro Jaya.

2. Irwasum Agung Budi, alumni Akpol 87, kelahiran 19 Februari 1965, masa dinas 26 bulan lagi, dan pernah menjadi Kapolda Jabar. Akpol 87 menjadi kendala mengingat Kapolri Idham Azis adalah juniornya di Akpol 88 A.

3. Kabaintelkam Rycko AD, alumni akpol 88 B, kelahiran 14 Agustus 1966, pernah menjadi Kapolda Sumut, Gubernur Akpol, dan Kapolda Jateng. 

4. Kabaharkam Agus Andriyanto, alumni Akpol 89, kelahiran 16 Februari 1967, pernah menjadi Kapolda Sumatera Utara.

5. Kalemdikpol Arief Sulistyanto, alumni akpol 87, kelahiran 24 Maret 1965, pernah menjadi Kapolda Kalbar, Deputi SDM, dan Kabareskrim. Akpol 87 menjadi kendala mengingat Kapolri Idham Azis adalah juniornya di Akpol 88 A.

6. Kepala BNPT Boy Rafli, alumni akpol 88 B, kelahiran 25 Maret 1965, pernah menjadi Kapolda Banten dan Kapolda Papua.

7. Kepala BNN Petrus Golose, alumni Akpol 88, pejabat baru di BNN menggantikan Komjen Heru Winarko yang pensiun Desember lalu.

8. Ketua KPK Firli Bahuri, alumni Akpol 90, lahir 8 November 1963, masa dinas tinggal setahun lagi, dan pernah menjadi Kapolda Sumsel.

9. Waka BSSN Dharma Porengkun alumni Akpol 88A lahir 12 Januari 1966, dan belum pernah menjadi Kapolda.

10. Sestama Lemhanas Didi Widjarnadi, alumni Akpol 86, kelahiran 14 Januari 1963, masa dinas tinggal 1,5 bulan lagi.

11. Sestama BIN Bambang Sunarwibowo, alumni akpol 88 B, lahir 24 Mei 1966, pernah menjadi Asrena, dan belum pernah menjadi Kapolda.

12. Irjen Depkumham Andal BR, alumni akpol 88 B, kelahiran 23 Juni 1866, pernah menjadi Kapolda Sultra, Maluku, dan Kapolda 

Jika itu terjadi, Listyo Prabowo jadi Kapolri, maka kejadian Tito Karnavian saat menjadi kapolri akan terulang. Bahkan Listyo Prabowo bakal memecahkan rekor Tito Karnavian sebagai Kapolri Termuda.

Saat dilantik menjadi Kapolri pada 3 Juli 2016, Jendral Tito berusia 51 tahun, 9 bulan. Tito kelahiran 26 Oktober 1964 yang belum pensiun sebagai polisi dari segi usia.

Sedang jika Listyo Sigit Prabowo jadi Kapolri usianya masih 51 tahun. Listyo kelahiran Ambon, 5 Mei 1969. Artinya ia baru berusia 52 pada 5 Mei 2021 mendatang. Persisnya 51 tahun, 8 bulan jika bulan Februari nanti dilantik. (Jo)