Politik

Cak Imin Ajak Gunakan Kebudayaan untuk Selesaikan Kisruh Politik

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar mengajak seluruh elemen bangsa ini menjadikan budaya sebagai panglima untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di negeri ini. “Musyawarah dalam pengambilan keputusan serta solidaritas adalah kata kuncinya,” ujar Muhaimin.

Pernyataan ini disampaikan Muhaimin saat hadir di ‘Dialog Kebudayaan Adalah Panglima’’ di DI Yogyakarta Jumat (13/4) malam.

Menurut dia, kehidupan berbangsa kita akhir-akhir ini diisi hiruk pikuk dinamika politik yang tidak memiliki belas kasihan. “Komunikasi politik yang tinggi tercermin dari di sosial media,” jelas Cak Imin.

Imin mengatakan, berbagai pihak yang berbeda pandangan politik senangtiasa berteriak negatif dan tidak menjalankan kehidupan politik yang bermartabat. Dampaknya kehidupan politik berbangsa menjadi kering, garang, dan penuh dengan amarah. Padahal sejatinya kehidupan politik adalah pertarungan adu gagasan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Sekarang politik didasarkan pada dendam belakang antar elitenya,” ujarnya yang malam itu hadir bersama dengan budayawan seperti Eros Djarot, Moamar Emka, sutradara muda Fajar Nugros, dan animator Wahyu Aditya.

Pelaksanaan politik yang kotor ini menjadikan wajah rakyatnya juga kotor. Ini tercermin dari perilaku anggota MPR dan DPR yang sejatinya menjadi wakil rakyat dalam menyampaikan suara.

Sebagai solusi, Cak Imin mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menjadikan kebudayaan asli Indonesia sebagai panglima.

“Salah satu nilai kebudayaan kita adalah mengutamakan kebijaksanaan dalam permusyarakat perwakilan. Bukan permusyawaratan yang tergantung elektoral,” lanjut Ketua Umum PKB ini. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close