Hukum

Cagub Malut Ahmad Hidayat Mus Diperiksa KPK

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (AHM) memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Zainal Mus (ZM) yang kini menjabat sebagai Bupati Banggai Kepulauan. Zainal  adalah adik kandung Ahmad.

“Ahmad Hidayat Mus akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ZM,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Selain mantan Bupati Kepulauan Sula itu, penyidik KPK juga ikut memanggil Zainal Mus. Namun, pada pemeriksaan kali ini, Zainal diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan lahan Bandara Bobong yang ditaksir merugikan negara hingga Rp3,4 miliar.

Dalam versi hitung cepat Pilgub Maluku 2018, Ahmad yang berpasangan dengan Rivai Umar dinyatakan unggul sementara dari lawannya. Ahmad-Rivai menang dengan memperoleh 31,94 persen suara.

Ahmad-Rivai merupakan cagub dan cawagub Maluku yang diusung oleh Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dalam kasus ini, Ahmad dijerat bersama dengan adiknya, Zainal Mus selaku Ketua DPRD Kepulauan Sula 2009-2014. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan Bandara Bobong, Kabupaten Sula, tahun anggaran 2009.

KPK menduga jual-beli lahan untuk Bandara Bobong itu fiktif. Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengadaan lahan itu telah merugikan uang negara sekitar Rp3,4 miliar. Ahmad diduga menerima Rp850 juta dan Zainal sebesar Rp1,5 miliar dari temuan kerugian negara itu.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close