Lintas Daerah

Bupati Ponorogo Wajibkan PNS Jadi Warok

PONOROGO, SENAYANPOST.com – Baru terjadi di Indonesia, mulai 1 September 2018, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Ponorogo wajib menjadi warok. Namun itu bukan berarti mereka jadi warok sungguhan tapi diwajibkan mengenakan busana warok serba hitam yang disebut penadon.

Kewajiban mengenakan baju penadon ini dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Ponorogo nomor 56/422/405.08/2018 tertanggal 27 Juni 2018.

Dalam edaran ini, para karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Ponorogo, diminta mengenakan baju hitam-hitam lengkap dengan ikat kepalanya saat bertugas atau bekerja sehari-hari. Dimulai dari tanggal 1 September sampai dengan 11 September.

“Memang benar, pada tanggal itu semua karyawan Pemkab Ponorogo wajib mengenakan baju penadon. Untuk putri berbusana batik. Hal ini untuk memeriahkan Grebeg Suro yang memang diselenggarakan pada 1-11 September besok,” terang Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno, Jumat (31/8/2018).

Tidak hanya para PNS, warga Ponorogo lain yang juga ingin meramaikan Grebeg Suro 2018 juga bisa mengenakan baju penadon.

Atau, kalau pun tidak mengenakan baju hitam-hitam tersebut, ada aksesori atau tema ponoragan dari busana yang dikenakan di kantor, toko, atau di instansi-instansi swasta lainnya.

“Hal ini untuk memperkuat jati diri dan semakin menguatkan ikon Ponorogo sebagai kota budaya, kota reyog,” terang Soedjarno.

Dikatakannya, dalam Grebeg Suro 2018 yang dibarengkan dengan Peringatan Hari Jadi Ponorogo ke-522 yang sebenarnya jatuh pada tanggal 12 Agustus lalu. “Jadi kali ini lebih panjang pakai penadonnya. Kalau biasanya hanya satu pekan, kali ini sampai 11 hari,” kata Soedjarno.

Sejumlah warga mengaku senang dengan penampilan PNS yang mengenakan baju warok pada tiap pelaksanaan Grebeg Suro. Terutama untuk para PNS yang berada di meja-meja pelayanan. “Suasana kantornya jadi agak gimana gitu. Kalau tahun ini ada lagi ya pasti asik lah, kita senang dan bangga kok,” ungkap Nuraini, warga Kelurahan Banyudono.

Selain PNS, pada beberapa tahun terakhir para polisi dari Polres Ponorogo juga turut menyemarakkan Grebeg Suro. Namun mereka tidak berganti seragam coklatnya dengan penadon melainkan hanya mengganti topi pet mereka dengan udheng atau ikat kepala hitam. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close