Ekonomi

Buka Blokir Netflix, Saham Telkom Menguat 2,3%

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom ditutup menguat 2,3 persen pada perdagangan Selasa (7/7/2020).

Dilansir CNN Indonesia, sepanjang hari saham emiten dengan kode TLKM diperjualbelikan dalam rentang Rp3.050 hingga Rp3.120 per lembar saham.

Penguatan terjadi di tengah IHSG ditutup melemah ke level 4.987. Harga saham TLKM menguat seiring pembukaan blokir Netflix.


Sebelumnya, Telkom Group mengumumkan pembukaan blokir Netflx. Per hari ini, pelanggan TelkomGroup seperti Indihome, Telkomse dan wifi.id bisa mengakses Netflix.

Telkom mengungkap Netflix telah menyepakati komitmen untuk patuh pada Self Regulatory Code for Subscription Video on Demand Industry di ASEAN, di mana salah satunya berbunyi untuk tidak menayangkan prohibited content, yakni konten yang melanggar hak cipta, mengandung pornografi anak, terorisme, dan melanggar Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), serta yang mendiskreditkan kelompok masyarakat tertentu.

Sejalan dengan pembukaan blokir, Direktur Jenderal Pajak (DJP) pun mengumumkan enam perusahaan global yang memenuhi kriteria sebagai pemungut pajak pertambahan nilai atas barang dan jasa digital, salah satunya adalah Netflix.

Keenam perusahaan tersebut telah menerima surat keterangan terdaftar dan nomor identitas perpajakan sebagai pemungut PPN pada gelombang pertama.

“Dengan penunjukan ini maka produk dan layanan digital yang dijual oleh keenam pelaku usaha tersebut akan dipungut PPN mulai 1 Agustus 2020,” papar Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama dalam keterangan resmi.

Hestu mengungkap jumlah PPN yang harus dibayar pembeli adalah 10 persen dari harga sebelum pajak. Selain itu, PPN harus dicantumkan pada resi atau kwitansi yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close