Nasional

BSSN Ingatkan Perang Siber di Pemilu 2019 Ancam Pecah Bangsa

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian menanggapi isu siber yang tengah memanas pada Pemilu 2019, baik saat penghitungan rekapitulasi berlangsung hingga diumumkannya pemenang pilpres.

Hinsa menilai bahwa perang siber yang tengah berlangsung merupakan pola untuk memecah belah sehingga terjadi konflik baru.

“Ini kan sudah tahun ketiga berdirinya BSSN dan sudah banyak tugas yang telah dilaksanakan khususnya selama ini mendukung program-program pemerintah maupun agenda-agenda nasional, termasuk dalam rangka pemilu,” ujar Hinsar kepada awak media usai acara serah terima jabatan di kantor BSSN, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

“Karena saya kan tentara, dari sisi keamanan ya ini lah kira-kira pola perang ke depan didahului dengan siber, dibuat dulu konten-konten untuk memecah belah sehingga terjadi konflik baru,” ucap dia.

Maka dari itu, BSSN saat ini fokus terhadap dua hal yakni soal isu keamanan dan kesejahteraan. Menurut Hinsar, kesejahteraan itu dilihat dari sisi ekonomi yang terbukti banyak transaksi yang berlangsung berbasis digital.

“Ada dua hal sesuai dengan perintah presiden yang harus segera kita lanjuti ke depan ditindaklanjuti keamanan dan masalah kesejahteraan dalam hal ini ekonomi itu menjadi hal fokus ke depan. Ekonomi ini kita mengenal sekarang transaksi-transaksi digital,” ujarnya, seperti dikutip cnnindonesia.

Pada kesempatan yang sama, BSSN melaksanakan kegiatan serah terima jabatan dan lepas sambut Kepala BSSN dari Mayjen TNI (Purn) Djoko Setiadi kepada Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close