Bravo Jenderal Andika

Bravo Jenderal Andika
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa

Oleh: Zeng Wei Jian

KSAD Jenderal Andika Perkasa menertibkan Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BPOM Penny Lukito via 'kesepakatan tripartid'.

Stop Uji-klinis Vaksin Nusantara. Riset Dendritic Cell dilanjutkan. Penelitian non-profit. Bukan untuk vaksinasi massal. Izin edar ngga dibutuhkan. Mission accomplished. 

Esensi keterangan Prof Nidom sbb:

Vaksin Nusantara bukan "conventional vaccine". Lebih tepat disebut "Immunotherapy". 

Dr. Tifa usul nama "I-Nu" sebagai pengganti istilah "Vaksin Nusantara" yang dipermasalahkan.

"Vaksin" artinya Memasukan virus yang di-inaktivasi atau dilemahkan. Menyebar-liar di tubuh. Sampai bertemu dengan Sel Dendritic. Dari situ sistem imunitas diproduksi. 

Vaksin Nusantara Dendritic cell-based ngga begitu. Darah dikeluarkan. Dipecah. Dendritic cell-nya diambil. Antigen virus dimasukan. Sel Dendritic & virus berinteraksi. Setelah "matang", serum disuntikan ke dalam tubuh. 

WHO tidak punya protocol Dendritic immunotherapy. Fase preklinis hewan sudah dilakukan di awal riset cancer. Darah monyet bukan human-blood. Jadi tidak pas menggunakan protocol vaksin konvensional pada Dendritic immunotherapy. 

Ujiklinis fase #1 tidak ada masalah. Hanya 1 dari 27 orang mengalami kenaikan kolesterol. Akibat tidak puasa sebelum darahnya diambil. 

Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena menyatakan keterangan 71% KTD Kepala BPOM Penny Lukito tidak sesuai fakta. 

Ada nuansa tersamar di Kesepakatan Tripartid; interest, "commerce" & capital. Ada pihak yang cemas. Pasar vaksin-nya terancam. It's all about the money. 

Sebagai closing, menurut Prof Nidom, Virus Covid-19 telah mutasi 200x dalam 1 tahun. Proses Vaksin Konvensional baru dilakukan. 

Proses Immunotherapy Dendritic cell hanya butuh 7-8 hari. Aman bagi orang tua & comorbid. Sedangkan produksi Vaksin Konvensional butuh waktu berbulan-bulan sampai tahunan. 

Kesepakatan Tripartid bisa mempercepat proses efikasi & aspek safety Vaksin Nusantara. Kabar baik buat humanity. Dunia melihat secercah harapan baru.

Good-luck...!!