Nasional

BPPT: Isu Tsunami Pulau Jawa Sebatas Kajian Ilmiah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Isu potensi tsunami di pulau Jawa bagian Barat merupakan kajian pemodelan secara ilmiah.

“Datangnya bisa saja masih lama, bisa saja juga tidak terjadi,” kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto, di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Ia meminta masyarakat tidak perlu galau dengan pemberitaan yang tidak lengkap atau sensasional itu.

Potensi tsunami di Jawa bagian Barat yang dimaksud adalah hasil kajian akademis awal dari simulasi model komputer, menggunakan sumber tsunami dari gempa bumi di tiga titik potensi gempa bumi megathrust, Enggano, Selat Sunda dan Jawa Barat bagian Selatan.

Skenario terburuknya itu (total ada enam skenario), jika gempa terjadi secara bersamaan di tiga titik potensi gempa, dan dengan skala tertinggi, 9 skala richter (SR).

Skenario ini apabila dibuat simulasi permodelan, maka akan menimbulkan tsunami yang dahsyat.

“Perlu ditekankan bahwa ini adalah pemodelan yang ditujukan guna mencari solusi langkah mitigasi andai bencana terjadi,” kata Unggul.

Hasil simulasi model komputer dari skenario terburuk ini mengindikasikan ketinggian tsunami di wilayah pantai Utara Jawa bagian Barat maksimum mencapai 25 meter (m), dan di wilayah pantai barat-selatan maksimum hingga 50 m.

Ia menegaskan bahwa ini baru sebuah pembicaraan atau permodelan, dan menggunakan data batimetri sekunder ? bukan data primer. Hal tersebut masih harus didalami lebih lanjut, jadi belum bisa dijustifikasi pasti akan terjadi seperti itu. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close