Kesehatan

BPJS Kesehatan Nunggak Rp6,5 T ke Rumah Sakit

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) mencatat nilai tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke seluruh rumah sakit mencapai Rp6,5 triliun.

Persi pun meminta pemerintah untuk segera membayar tunggakan itu. Jika tidak, maka akan mengganggu operasional rumah sakit.

Buktinya sudah ada, beberapa perusahaan pemasok obat terpaksa menghentikan kiriman obat kepada rumah sakit karena mereka belum membayar tunggakan obat.

“Iya berarti benar segitu angkanya Rp 6,5 triliun,” tegas Anggota Kompartemen Jaminan Sosial Persi, Odang Muchta di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Mengenai rencana pemerintah menaikkan premi BPJS Kesehatan, dia menyambut baik. Cara ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan BPJS Kesehatan untuk memenuhi kewajibannya membayar tunggakan kepada rumah sakit mitra.

“Kalau iuran naik, darah BPJS Kesehatan juga baik, ya mereka bayar lebih bagus,” ucapnya.

Meski begitu, dia meminta agar peserta tidak menyangkutpautkan kenaikan iuran peserta dengan layanan rumah sakit.

“Jangan dihubungkan dengan kualitas pelayanan, layanan itu terlihat di kelas-kelas rumah sakit. Di kelas-kelas itu beda layanannya,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close