Bonus Juara Liga Champions Man City Kecil: Rp19 M per Pemain

Bonus Juara Liga Champions Man City Kecil: Rp19 M per Pemain

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Para pemain Manchester City dirangsang bonus juara Liga Champions jelang melawan Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Etihad, Sabtu (8/8) dini hari waktu Indonesia. Namun, bonus yang siap dikucurkan pihak klub relatif kecil.

Dilansir Daily Mail, The Citizens akan mendapatkan bonus kolektif 15 juta poundsterling atau setara Rp286 miliar. Bonus tersebut diharapkan bisa memantik motivasi Kevin De Bruyne dkk.

Dana sejumlah itu akan digelontorkan pihak klub demi merealisasi target meraih gelar Liga Champions. Gelar ini tak kunjung mampu diraih Man City sejak diakusisi Sheikh Mansour mellalui Abu Dhabi United Group pada 2008.

Dilansir CNNIndonesia, beberapa pemain bintang di klub seperti Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, dan David Silva disebut akan mendapatkan bonus sekitar 1 juta poundsterling alias Rp19 miliar jika Man City bisa mengangkat trofi Si Kuping Besar untuk kali pertama.

Bonus yang disiapkan itu tergolong kecil untuk ukuran para pemain bergaji besar di Man City. Bahkan, winger lincah Raheem Sterling mendapatkan gaji 350 ribu poundsterling per pekan atau sekitar 1,4 juta poundsterling setiap bulannya.

Hal itu berarti pendapatan Sterling dari gaji selama satu bulan sudah lebih besar ketimbang bonus yang akan didapatkannya jika mampu mengantarkan Man City jadi penguasa Eropa.

Bonus juara Liga Champions itu nilainya sedikit lebih besar dari bonus yang dijanjikan pihak klub apabila Man City bisa juara Liga Inggris. Pihak klub menjanjikan besaran bonus dari 400 ribu poundsterling hingga 750 ribu poundsterling per pemain jika jadi juara Liga Inggris musim ini.

Man City sendiri punya peluang besar untuk terus melangkah di Liga Champions musim ini. Skuad asuhan Pep Guardiola itu punya modal kemenangan 2-1 atas Madrid yang diraih saat bermain di Santiago Bernabeu.

Hal ini memberikan keuntungan untuk Man City. Bahkan, Man City akan tetap lolos ke perempat final meski kalah 0-1 di kandang karena memiliki agresivitas gol tandang yang lebih baik. (Jo)