Hukum

Bocorkan Soal UNBK, Kasek SMPN 54 Surabaya Ditahan

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Unit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Reskrim Polrestabes akhirnya membeberkan keterlibatan Kepala Sekolah SMPN 54 Surabaya Kenny Ervianti (KE) sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan penetapan tersangka setelah polisi memeriksa saksi-saksi kasus Kebocoran soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dimana dari hasil pemeriksaan dua tersangka yakni IM (38) dan TG (45) yang bekerja sebagai teknisi sekolah, mengatakan kalau dirinya diminta untuk membobol sever.

“Jadi kedua tersangka melakukannya karena adanya permintaan dari KE,” kata Sudamiran, Selasa (8/5/2018).

Sehingga awalnya KE datang ke Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya baru setatus sebagai saksi guna dilakukan pemeriksan sejak kemarin Senin (7/5) sore. Kini polisi telah menetapkan sebagai tersangka.

“Karena memenuhi bukti, serta untuk pemeriksaan lebih lanjut kami melakukan penahanan,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mendapatkan laporan soal dugaan kecurangan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat.

Sejak 26 April 2018, anggota satreskrim Polrestabes Surabaya bekerja ekstra dalam penyelidikan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, tahap awal penyelidikan sudah dilakukan. “Tahap awal itu mulai memeriksa barang-barang bukti dan menghimpun keterangan dari saksi-saksi internal dinas dan sekolah bersangkutan, telah kita lakukan,” kata Sudamiran. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close