Hot Isu

BNN Jadi Koordinator Satgas Pelabuhan ASEAN

SAMARINDA, SENAYANPOST.com – Penyelundupan narkoba ke Indonesia seringkali masuk melalui jalur perairan laut antarnegara tetangga. Beberapa kali pengungkapan, sabu dalam jumlah besar diketahui didatangkan dan diproduksi dari Tiongkok. Negara ASEAN membentuk Satgas. Tahun ini, BNN jadi koordinator satgas jalur pelabuhan.

Nantinya satgas antar negara ASEAN yang tergabung dalam Asean Seaport Interdiction Task Force (ASITF), ini saling bertukar informasi intelejen, untuk penanganan kriminal dan operasi bersama.

Satgas antar negara ASEAN itu di antaranya bertugas membongkar peredaran gelap narkoba baik jalur laur, darat dan udara. Indonesia, melalui BNN, dipercaya sebagai koordinator pelabuhan laut.

“Jelas, kami terus bekerjasama dengan teman-teman di luar negeri. BNN sekarang, sebagai koordinator Seaport Interdiction Task Force di pelabuhan laut. Kalau udara adalah Thailand, dan darat adalah Malaysia,” kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko, ditemui wartawan di sela kunjungan kerja dia, ke kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Kamis (21/2/2019).

Heru tidak menampik dalam penyelidikan BNN, tidak sedikit sabu dalam jumlah besar yang berhasil digagalkan, merupakan produksi dari produsen di Tiongkok.

Heru pun memastikan, penyelidikan terhadap produsen barang haram itu di Tiongkok, terus dilakukan BNN sampai dengan saat ini, dengan melibatkan jaringan polisi internasional.

“Iya kita cari itu (produsen sabu di Tiongkok) kita kerjasama dengan interpol,” ungkap Heru.

Meski demikian, masih disampaikan Heru, di Indonesia memang masih banyak permintan narkoba jenis sabu, sehingga juga meningkatkan duplai. “Suplai ini mesti kita teka, kita tiadakan. Begitu juga dengah demand,” kata Heru.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close