Teknologi

BMKG Sebut Gempa Guncang 3 Wilayah Indonesia Hari Ini

JAKARTA, SENAYANPOST.com –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia hari ini, Kamis (9/4/2020). Hingga pukul 20.00 WIB, ada 3 wilayah yang diguncang gempa.

Kabupaten Sinabang, Aceh menjadi kota pertama yang digoyang lindu magnitudo 5,0.

Gempa berikutnya terjadi di Manokwari, Papua Barat. Lindu terjadi pada pukul 08:43:33 WIB. Dikutip dari laman resmi (BMKG), pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 11 kilometer.

Kurang lebih 6 jam kemudian, gempa getarkan Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, pukul 14:20:55 WIB.

Gempa magnitudo 4,3 dirasakan hingga Ciamis, Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya dalam skala II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Di hari yang sama, gempa kembali getarkan Provinsi Aceh. Kali ini gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 menyambangi Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar.

Berikut info gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun dari laman resmi BMKG:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa Sinabang, Aceh terjadi Kamis pagi, pukul 06:15:52 WIB.

Berkekuatan magnitudo 5,0, gempa dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

Ada pun lokasi gempa terletak di koordinat 2,04 Lintang Selatan (LS) dan 93,78 Bujur Timur (BT).

Atau lebih tepatnya di 291 km barat daya Sinabang, Aceh pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa magnitudo 4,9 menggoyang Manokwari, Papua, pukul 08:43:33 WIB. Saat gempa terjadi, getarannya dirasakan hingga Distrik Ransiki dalam skala II MMI dan Manokwari II-III MMI.

Hingga kini belum ada laporan resmi terkait potensi tsunami dan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.

BMKG melaporkan pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 11 kilometer atau sekitar 41 km tenggara Manokwari Selatan.

Sedangkan koordinat titik gempa terletak pada 1,24 LS dan 134, 18 BT.

Sementara itu, lindu dengan kekuatan magnitudo 4,3 yang getarkan Pangandaran, terjadi pada pukul 14:20:55 WIB.

Pusat gempa berada di laut atau 82 km barat daya Pangandaran dengan kedalaman 23 kilometer.

Sedangkan lokasi gempa menurut BMKG berada pada koordinat 8,14 LS dan 107,89 BT.

Gempa di Jantho, Aceh terjadi pada pukul 16:53:10 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,8. Saat gempa terjadi, getarannya terasa hingga Banda Aceh dalam skala II MMI.

Sementara, lokasi gempa terletak pada koordinat titik 5,24 LU dan 95,51 BT. Atau lebih tepatnya 10 km barat daya Jantho.

Sedangkan pusat lindu berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

– Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

– Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

– Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi..

– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

– Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

 

Saat Terjadi Gempabumi:

– Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

– Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

– Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

– Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

 

Setelah Terjadi Gempabumi:

– Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

– Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

– Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

– Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

– Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

– Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close