Breaking NewsInternasional

BJ Habibie Punya Hubungan yang Erat dengan Jerman

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno, mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie. Dia menyebut Habibie dikenal sebagai pribadi yang egaliter dan teladan bagi bangsa.

“Almarhum Bapak BJ Habibie memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Jerman. Beliau kuliah di Universitas RWTH Aachen, Jerman pada tahun 1955. Beliau selalu dikenal sebagai pribadi yang egaliter, pendidik dan suri teladan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia,” kata Oegroseno dalam keterangan tertulis.

Dia mengatakan Habibie sudah sejak lama akrab dengan para petinggi di Jerman. Oegroseno juga menyebut Habibie telah mendapat warga negara kehormatan di Jerman sejak 1988.

“Sejak lama almarhum BJ Habibie memiliki hubungan yang sangat akrab dengan para Presiden, Kanselir, ilmuwan dan industrialis di Jerman. Beliau juga telah menjadi warga negara kehormatan sejak tahun 1988,” ujarnya.

Oegroseno menilai Habibie merupakan tokoh luar biasa yang memperkuat hubungan Indonesia-Jerman. Berkat jasa Habibie, kata Oegroseno, banyak mahasiswa asal Indonesia yang kini bersekolah di Jerman.

“Berkat jasa beliau pula saat ini banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Jerman. Tak heran jika Jerman saat ini menjadi salah satu tujuan belajar yang banyak diminati oleh pemuda pemudi Indonesia. Tidak hanya di bidang kedirgantaraan akan tetapi juga di bidang-bidang lainnya termasuk kemaritiman,” ucapnya.

Dia pun mengenang pertemuan terakhirnya dengan Habibie. Oegroseno mengaku kagum dengan kesan pertama yang didapatnya dari Habibie, yakni sosok yang sederhana, tulus dan akrab.

“Saya terakhir kali bertemu dengan Bapak BJ Habibie saat makan siang bersama di industri galangan kapal Meyer Werft di Papenburg, Lower-Saxony tanggal 7 November 2018. Sebelumnya saya juga pernah berkunjung ke kediaman almarhum di Solln M√ľnchen, Jerman tanggal 12 Oktober 2018. Saya masih teringat saat itu kami berbincang akrab sambil menikmati hidangan ikan, salah satu kegemaran beliau. Kesan sederhana, tulus, bersahaja dan akrab, menjadi simbol yang dari dahulu tidak pernah lepas dari sosok beliau,” tutur Oegroseno. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close