Kriminal

Bisnis Narkoba, Adam Tumpuk Kekayaan Rp12,5 T

BATAM, SENAYANPOST.com – M Adam, narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cilegon bikin geger. Adam yang sempat divonis mati namun dianulir MA menjadi 20 tahun ini tercatat memiliki kekayaan Rp12,5 triliun dari bisnis narkoba.

Kekayaan itu didapat selama dirinya menekuni bisnis narkoba, sejak tahun 2000 lalu.

Di Batam, Kepulauan Riau sendiri aset tersangka Adam mencapai Rp28,3 miliar yang terdiri dari 19 unit mobil, 8 unit kapal, 2 unit rumah mewah, 1 unit ruko, 1 bidang tanah seluas 144 meter persegi, batang emas seberat ± 2.817 gr beserta berbagai perhiasan dan uang tunai rupiah dana senilai Rp945 juta.

Tidak saja di Batam, Kepri, di Riau aset tersangka Adam juga terbilang banyak dan menyebar ke seluruh kabupaten yang ada di Riau mulai dari rumah, mobil mewah, tanah, sampai perhiasan.

Belum yang di Jakarta dan aliran uang yang menyebar sampai ke 14 negara.

“Kami menaksir total kekayaan si bandar besar tersebut mencapai Rp12 triliun dan itu diperoleh M Adam melalui bisnis narkotika,” kata Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Bahagia Dachi, Kamis (29/8/2019).

Untuk mengelabui BNN, uang-uang dari hasil bisnis narkotika ini kemudian dijadikan modal usaha dirinya, mulai dari showroom mobil, travel, dan usaha transportasi laut.

Menurut Dachi, ini semua hanyalah kedok atau kamuflase tersangka Adam agar tidak diketahui bisnis sebenarnya yang merupakan bisnis narkotika.

Labih jauh Dachi mengatakan, masih banyak aset tersangka Adam yang belum diketahui.

Hal ini terlihat dari aktivitas aliran uang tersangka Adam berdasar buku rekening miliknya.

Bahkan, dari aliran itu, setidaknya ada 14 negara yang menampung aliran uang mafia bandar narkotika ini.

Belum lama ini, tambah Dachi, pihaknya melihat ada aktivitas pengambilan uang Rp3 miliar, namun pihaknya belum mengetahui uang tersebut dipergunakan untuk apa.

“Kami akan cari tahu, uang itu digunakan untuk apa saja dan kekayaan Adam ditengarai ada disembunyikan di luar negeri,” katanya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close